Sunday, 11 November 2018

Banjir Di Klumbayan, Pemkab Tanggamus Segera Lapor Pemerintah Pusat

TANGGAMUS (JL) : Pemkab Tanggamus akan segera melaporkan ke pusat atas apa saja kerusakan, kerugian, di wilayah pekon Akibat banjir Bandang Kecamatan Kelumbayan, setelah melihat keloksi pasca banjir Jum'at, Minggu (11/11/18).

Terkait upaya perbaikan fisik, Pemkab Tanggamus akan segera memperbaiki beronjong yang jebol di bantaran sungai, untuk menghindari banjir susulan. Selain itu akan segera menurunkan Eksavator untuk membersihkan badan jalan tertimbun tanah, guna memudahkan para pengendara yang lewat.

Sertifikat tanah yang hanyut, akan segera dikoordinasikan dengan BPN Tanggamus.

Menyikapi pendidikan anak sekolah akan diberikan bantuan seperti seragam, buku, alat tulis, serta baju layak pakai. Kemudian terkait dengan dokumen kependudukan, seperti KK, Akte Kelahiran, KTP, akan dikoordinasikan juga dengan Disdukcapil.

Juga terkait perlunya air bersih dan permohonan CSR dari PT. Danone (AQUA) akan segera dikoordinasikan. Permasalahan listrik, pihak PLN sudah turun tetapi perlu ditegaskan dan dikoordinasikan kembali, untuk sementara Pemkab Tanggamus akan menyediakan genset dan diesel sebagai penerangan sementara.

Demikian juga dalam menyikapi kondisi kesehatan dan kebutuhan makanan korban banjir. Dewi menyatakan bahwa pihaknya sudah mendirikan Pos Kesehatan dan Dapur Umum di sekitar lokasi banjir.

Termasuk menurunkan Satpol PP sekitar 20 orang untuk berjaga dan memantau keadaan di sekitar lokasi bencana.

Bupati menyampaikan, terkait dengan kejadian musibah ini, Pemkab Tanggamus akan mengganti dan melaporkan kepada Pemerintah Pusat atas apa saja kerugian dan kerusakan yang terjadi, akibat dampak dari banjir bandang Pekon Umbar ini, sebanyak 22 rumah hanyut terbawa air, 116 rumah rusak berat dan 365 rumah terkena dampaknya.

Bersama ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, S.Sos., beserta rombongan, beliau mengunjungi korban banjir bandang yang melanda Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan, Jum’at.

Sebelumnya kamis, Dewi hendak mengunjungi  para korban, di wilayah dampak banjir bandang Pekon Umbar  , usai memberikan bantuan keagamaan di Kecamatan Cukuh Balak. Namun dikarenakan ruas jalan Cukuh Balak - Kelumbayan Barat  di beberapa titik yang mengalami longsor dan terhalang oleh pohon tumbang.

Saat itu perjalanan tidak dapat dilanjutkan. Akhirnya diputuskan pada kunjungan di hari berikutnya, beserta rombongan Bupati Tanggamus ini Menempuh perjalanan ke Kelumbayan melalui jalur Teluk Betung – Pesawaran.

Sekitar Pukul 10.00 WIB, Bupati dan rombongan tiba di lokasi dan singgah ke Posko Banjir di rumah Kepala Pekon Umbar Samsuddin. Pada kesempatan tersebut, Dewi menyampaikan ucapan turut berduka cita atas musibah banjir bandang, yg menimpa masyarakat Pekon Umbar dan sekitarnya

Semoga warga tabah dan sabar atas musibah yang terjadi. “Ini semua adalah ujian dari Allah SWT. Semoga kita semua selalu sabar dan tabah dalam menerima cobaan dan ujian ini.

" Kepada Korban jiwa yang meninggal dunia terbawa arus banjir, semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan dan kesabarannya, semoga kedepan kita bisa merenungi atas kejadian ini, serta bisa lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, karena siapa yang tahu musibah akan datang, karena hanya Allah lah Yang Maha Tahu,” katanya.

Dewi mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Pekon Umbar dan sekitarnya, agar terus selalu waspada.

Ditempat ini, Dewi memberikan bantuan secara simbolis kepada perwakilan korban banjir, guna membantu korban banjir yang ada.

Selain itu untuk kebutuhan logistik korban banjir, dari pengamatan di lokasi, bantuan logistik yang diberikan kepada para korban sebagian sudah tiba dilokasi, seperti kasur, selimut, tikar, beras, minyak goreng, gula, obat-obatan dan logistik lainnya untuk meringankan beban para korban banjir.

Usai pemberian bantuan beliau langsung menuju lokasi korban yang dilanda banjir bandang. Perjalanan dilanjutkan dengan menyeberangi sungai menggunakan perahu karet milik Basarnas Tanggamus. Tiba di lokasi Dewi disambut tangis haru dari para warga yang tinggal di Pekon tersebut. Dewi kembali menghibur dan menenangkan warga yang sedih. “Yang sabar ya bapak ibu, semua ini cobaan dan ujian dari Allah SWT,” ujar Dewi.

Selanjutnya, Dewi dan rombongan melanjutkan perjalanan meninjau kondisi pasca banjir di lokasi lain, yaitu ke Pekon Purwosari, tepatnya di Dusun Lebak Wangi Merambung, dilanjutkan ke Pekon Margomulyo dan jalan lintas Pekon Pertiwi dari Pekon Kubu Langka ke Pekon Banjar Sari, yang masih terisolasi dan karena dampak longsor yang menutup badan jalan.

Disela kunjungan tersebut Kasi Kedaruratan BPBD Tanggamus Halimi, menjelaskan selain dari hujan deras,
Rabu malam Kamis (7/11/18) sekitar jam 11 malam sampai jam 3 dini hari Kamis (8/11/18), sementara diduga juga akibat beronjong sepanjang 500 meter dan tanggul induk Way Umbar jebol, yang menghanyutkan beberapa rumah warga yang bermukim ditempat tersebut. “Akibatnya dampak dari kejadian ini adalah seperti jalan penghubung dusun Sukajadi sepanjang 3 Km lumpuh total, beronjong jebol 500 m, jembatan gantung putus, serta sawah lebih kurang 15 hektar rusak berat dan gagal panen,” terangnya.

" Air tersebut tidak terbendung akibat dari pertemuan sungai Way Umbar, Way Merbau, Way Kubu Langka dan Way Rilau.

Sehingga air sungai meluap dengan perkiraan tinggi genangan air sekitar 7 meter dari ketinggian rumah warga. Ditambah hujan yang terus menerus turun sejak sepuluh hari sebelum terjadi banjir,” tambahnya.

Usai melakukan kunjungan ke lokasi pasca banjir. Dewi juga mengunjungi keluarga korban meninggal dunia akibat hanyut terbawa arus banjir, yaitu Almarhumah Bi Acik (60Thn).

Tak lupa Dewi juga memberikan santunan kepada keluarga korban, diterima oleh salah satu anak almarhumah.

Ikut dalam rombongan Bupati Dewi Handajani  tersebut, Anggota DPRD Tanggamus Herwan, SE.,, Kepala BPBD Tanggamus Romasyadi, Kadis PUPR Riswanda Djunaidi, Kadis Sosial Rustam, Camat Kelumbayan Bahroni, Camat Kelumbayan Barat Hadi Winarto, Kepala Pekon Umbar Samsuddin, para Kepala Pekon, Tim Reaksi Cepat Penanggulan Bencana (TRC-PB). (rls/Jeni)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: