BANDAR LAMPUNG (MDs)--
Pemerintah Provinsi Lampung menetapkanOngkos Transit Daerah (OTD) jemaah haji
Lampung Tahun 2018 sebesar 3.163.210 rupiah /jamaah. Biaya tersebut disubsidi
oleh Pemerintah Provinsi Lampung sebesar 25% atau sebesar 790.803 rupiah/
jamaah dan Pemerintah Kabupaten/Kota sebesar 75% atau sebesar 2.372.408 rupiah
/ jamaah.
Hal tersebut
disampaikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Hery Sulianto saat
memimpin rapat penetapan OTD Provinsi Lampung tahun 2018 bersama perwakilan
dari 15 Pemerintah Kabupaten /Kota se Provinsi Lampung, di Balai Keratun, Senin
(7/5/2018).
OTD merupakan ongkos
yang dikeluarkan dari Lampung menuju Jakarta. Sebab, calhaj asal Lampung
tergabung dalam kelompok terbang (kloter) Jakarta.
Sementara, biaya
perjalanan ibadah haji (BPIH) tidak menanggung biaya perjalanan dari daerah
asal ke kloter,jelas Hery.
Hery juga menjelaskan
biaya OTD meliputi biaya transportasi pesawat yang akan digunakan oleh jamah
haji dengan rute Lampung Jakarta (PP), biaya sus AC dengan rute asrama
Haji Rajabasa dan Bandara Raden Intan II, Mobil (angkut barang) dari Asrama
Haji Raja Basa Bandara Raden Intan II, piaya petugas penyelenggara Ibadah
Haji 2018, serta biaya lain-lain yang menyangkut kepentingan Jamaah Haji
Provinsi Lampung.
Berdasarklan surat
keputusan menteri agama tahun 109 tahun 2018 tentang kuota haji tahun 1439
H/2018M jumlah jemaah haji Provinsi Lampung tahun 2018 sebanyak 7.164 jamaah.
Kepala Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi Lampung Suhaili, diwakili Lukman Hakim mengatakan
keberangkatan kloter pertama jamaah Haji Provinsi Lampung ditetapkan pada
Tanggal 19 Juli 2018. Terkait hal tersebutagar keberangkatan jemaah haji tahun
ini dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Lukman
mengharapkan kerjasama dan koordinasi yang baik antara Kemenag dan pemerintah
dalam hal ini Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten / Kota.
"Saya berharap
Pemerintah Kabupaten/Kota untuk segera menunjuk atau menetapkan petugas yang
akan mendampingi, mengurusi, membantu keperluan jamaah haji saat menunaikan
ibadah di tanah suci dalam waktu dekat ini, mengingat waktu keberangkatan yang
semakin dekat," tambah Lukman. (Humas Prov)


0 komentar: