BANDAR LAMPUNG (MDs)--Pemerintah
Provinsi Lampung terus meningkatkan sinergi, koordinasi dan kerjasama antar
Pemerintah Daerah, TNI/Polri dan stakeholder untuk menghadapi berbagai situasi
dan kondisi Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439H. Salah satunya
melalui ekspose kesiapan Pemerintah Provinsi Lampung menghadapi Bulan Ramadhan
dan Hari Raya Idul Fitri 1439H, di Balai Keratun Lt. III Pemprov Lampung,
Selasa (8/5/2018).
"Ada
beberapa hal yang menjadi perhatian dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan
Hari Raya Idul Fitri, di antaranya pengamanan jalan raya dan penegakan hukum,
ketersediaan angkutan lebaran, kondisi jalan dan transportasi," jelas
Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Hery Suliyanto saat membuka
rapat tersebut.
Hery menjelaskan rapat
ini dalam rangka kesiapan menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul
Fitri. Kesiapan tersebut menyangkut langkah-langkah antisipasi menghadapi
berbagai situasi dan kondisi baik di bidang keamanan, angkutan lebaran,
infrastruktur jalan dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan Gas Elpiji.
"Saya berharap berbagai antisipasi dan kesiapan mampu berjalan baik untuk
menghadapi Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439H. Untuk itu, perlu
meningkatkan sinergi, koordinasi dan kerjasama antar Pemerintah Daerah,
TNI/Polri dan stakeholder," harap Hery.
Sementara itu, terkait
operasi angkutan lebaran 1439H, Kadis Perhubungan Provinsi Lampung Qodratul
Ikhwan menjelaskan secara umum pelaksanaan lebaran Idul Fitri 2017 berjalan
lancar dan kecelakaan relatif mengalami penurunan. Diharapklan dengan kondisi
itu pemudik merasakan aman dan nyaman untuk melakukan mudik. "Untuk
Terminal Rajabasa puncaknya berada pada H-2 dan kereta api puncaknya pada
H-1," jelasnya.
Adapun antisipasi yang
perlu dilakukan untuk menghadapi lebaran 1439 H, jelas Qodratul, yakni
memfokuskan optimalisasi fungsi terminal, penyediaan "rest area" di
jalur lintas sumatera (jalinsum), memprioritaskan angkutan penumpang umum dalam
pengaturan dilapangan, dan Penanganan di titik-titik kemacatan. "Juga
dengan melakukan penyediaan sarana informasi mudik lebaran, pengawasan
keselamatan angkutan sungai danau penyeberangan, dan pembatasan operasional
angkutan barang, serta penyiapan mobil derek," jelas Qodratul.
Ia menerangkan
pihaknya telah menyiapkan damri sebanyak 72 bus terdiri dari 34 bus (24-30
set), 30 bus (40-45 set), dan 8 bus (50-60 set), serta terdapat cadangan trans
lampung 20 unit dan damri 10 unit. "Selain bus, kami juga telah
mempersiapkan penerbangan reguler sejumlah 37X per hari. Tentunya kami juga
telah mempersiapkan pengamanan terkait angkutan penyeberangan dan angkutan
perkeretaapian Lampung, serta memanfaatkan jalan tol untuk mendukung angkutan
lebaran 1439H," kata Qodratul. Kadis Perhubungan ini berharap operasi
angkutan lebaran tahun ini lebih dari dari tahun sebelumnya.
Ia menginformasikan
terdapat 9 daerah rawan macet yakni Pasar Unit II, Pasar Bukit Kemuning, Pasar
Bandarjaya, Pasar Talang Padang, Pasar Pringsewu, Pasar Gadingrejo, Pasar
Natar, THR Pasir Putih dan Pelabuhan Bakauheni.
Sedangkan terkait
pengamanan dan pengawasan di Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,
Kabagbinlatops Roops Polda Lampung AKBP Agus Sudarno menjelaskan pihaknya akan
melakukan berbagai pengamanan dan pengawasan menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan
Hari Raya Idul fitri. "Kami akan menggelar operasi ketupat krakatau 2018
dengan melibatkan 4.480 Pers untuk mengamankan Hari Raya Idul Fitri. Kami akan
berupaya mengamankan Idul Fitri 1439H, dengan mengamankan jalur lintas tengah,
barat dan timur. Selain itu, pihak kami akan melakukan pengamanan di Jalan Tol
Trans Sumatera," jelas Agus.
Ia menjelaskan
pihaknya akan mengamankan jalur kereta api, Terminal Rajabasa, Pelabuhan
Bakauheni, dan tempat-tempat beribadah. "Insya allah situasi pelabuhan bakauheni
relatif lancar, terlebih dengan adanya tujuh dermaga. Sehingga mampu mengcover
arus mudik dan arus balik. selain itu, kami akan memasang CCTV dibeberapa
tempat untuk memantau lokasi yang dinilai rawan," jelasnya.
Dalam rapat itu, Sales
Executif retail Pertamina RM. Januar menjelaskan suplai stok BBM aman untuk
menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439H. "Saat ini
ketahanan stok per 7 Mei 2018, solar memiliki stok 11.414 KL, pertamax 4.603
KL, premium 18.451 KL, pertalite (In-line blending) dan dex 1.196 KL. Dan
diprediksikan realisasi BBM lebaran 2018, pertamax akan meningkat sekitar 35%,
premium meningkat sekitar 1%, pertalite meningkat sekitar 19%, dex meningkat
sekitar 42%, dexlite meningkat 12% dan solar/bio menurun sekitar 13%. Insya
allah ketersediaan stok BBM tersebut aman untuk menghadapi Lebaran Idul Fitri
1439H," jelasnya.
Untuk mengantisipasi
arus mudik/balik lebaran 2018, jelas Januar pihaknya akan menyediakan dex
kemasan di SPBU jalur lintas utama, menyediakan total 5 kiosK di jalur tol dan
bakauheni, penambahan awak mobil tangki, memberikan pelayanan terbaik,
penambahan 10 unit mobil tangki, menyediakan 4 SPBU kantong. Dalam rangka
menjaga keterjangkauan harga menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul
Fitri 1439H, Pemerintah Provinsi Lampung akan mengadakan pasar murah.
Pada 9 Mei 2018 besok, melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung pasar
murah diadakan di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. (Humas Prov)


0 komentar: