Lampung
Selatan : (journallampung.com)--Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang
juga Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen. Pol.
Drs. Syafruddin, M.Si bersama Ketua MPR RI DR (HC). H. Zulkifli Hasan,
SE, MM melakukan kunjungan kerja di SMA Kebangsaan, Kecamatan
Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (30/03/2018).
Kedatangan
jenderal bintang tiga yang memakai pakaian serba hitam, disambut Bupati
Lampung Selatan DR. H. Zainudin Hasan, M.Hum dengan prosesi adat dan
iring-iringan tarian daerah Lampung. Dalam kunjungannya, Syafruddin
memberikan penyuluhan bahaya narkoba kepada masyarakat dan ratusan
pelajar dari perwakilan berbagai sekolah di Lampung Selatan.
Dalam
sambutan pengatarnya, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan
menyampaikan, kunjungan Waketum Dewan Masjid Indonesia tersebut
merupakan perjalanan spiritual untuk memberikan motivasi dan semangat
kepada generasi penerus bangsa.
“Alhamdulillah,
ditengah kesibukan beliau masih menyempatkan untuk hadir
ditengah-tengah kita. Saya pinta kepada peserta didik dapat menyimak
arahan dari Ketua Dewan Masjid Indonesia yang juga sebagai Wakapolri.
Mudah-mudahan motivasinya bisa menghantarkan adik-adik nanti bisa
menjadi Wakapolri bahkan Kapolri dari SMA Kebangsaan ini,” ujarnya.
Dikesempatan
yang sama, Zulkifli Hasan, selaku pendiri Yayasan SMA Kebangsaan
mengatakan, pendidikan berkualitas merupakan kunci keberhasilan bangsa.
Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini, sekolah Kebangsaan
terbuka untuk siapa saja, tanpa membeda-bedakan latar belakang, suku,
agama, dan adat.
“Satu-satunya
cara untuk merubah negeri ini lebih baik yaitu melalui pendidikan.
Negeri ini akan bagus kalau manusianya bagus, maka sekolahnya juga harus
ada yang bagus. Maka itulah kita fokus berjuang untuk bisa membangun
sekolah ini,” kata Zulkifli.
Sementara, Syafruddin mengatakan, permasalahan narkoba merupakan kejahatan yang luar biasa atau Extraordinary Crime.
Kejahatan ini, katanya, merupakan permasalahan global, tak terkecuali
Indonesia. Dia meminta, sebagai generasi muda, pelajar dapat mewaspadai
dan menangkal penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
“Perlu
saya sampaikan kepada adik-adik pelajar, sebagai generasi penerus harus
bersatu padu menangkal dan mencegah masuknya barang haram ini. Di
pundak andalah, tampuk kepemimpinan bangsa digantungkan,” ujar mantan
Kepala Lembaga Pendidikan Polri ini.
Menurutnya, generasi muda saat ini dihadapkan dengan perang Asimetris atau Proxy War.
Diantaranya yang kini tengah menghantam Indonesia, narkoba menjadi
salah satu yang paling berbahaya. Dia menceritakan, sejarah mencatat
bagaimana narkoba pernah menjatuhkan suatu bangsa, manakala Bangsa Cina
tergerus oleh candu.
“Ini
agar menjadi kewaspadaan dan perhatian kita semua. Saya mengimbau
masyarakat, dan adik-adik generasi penerus harus bersatu padu untuk
menangkal ini semua. Jangan mau terkalahkan dengan keinginan orang lain.
Manakala ini berhasil, maka Bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang
besar dan akan disegani oleh dunia,” kata Syafruddin.
Usai
kegiatan itu, Waketum DMI bersama Ketua MPR RI, Kapolda Lampung, dan
Bupati Lampung Selatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan
masjid SMA Kebangsaan. (fitri)


0 komentar: