LAMPUNG BARAT - Salah satu wujud menjadikan Lampung Barat (lambar) Hebat adalah mendorong Lambar menjadi Kabupaten literasi. Untuk itu, maka perlu dilakukan dengan mengadakan pekan literasi oleh Forum Literasi Lampung Barat (FLLB) di kecamatan Sumber Jaya dan Way Tenong (3-4/02). Dan pada hari ini, FLLB dilaksanakan di pekon tambak jaya Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat.
Kegiatan dihadiri oleh bunda Literasi Lambar Partinia Parosil, pembicara dan pengisi acara Putri buku Indonesia tahun 1996 Yusmalasari A Duarsa, Ardi Yanto, Motor Perahu Pustaka Lampung, dan Udo Z. Karzi, penulis novel Negara Batin.
Dalam sambutannya bunda partinia menyampaikan Acara yang bertajuk pekan literasi ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi para pengelola pegiat literasi agar terus bersinergi dalam gerakan literasi di masyarakat. Selain itu, acara tersebut dapat memberikan pelatihan-pelatihan literasi secara gratis. Hal itu dilakukan agar para pengelola dan pegiat literasi dapat terus bersinergi dan berinovasi baik dalam mengelola maupun mengembangkan program-program layanan baca di masyarakat. “Pendidikan merupakan fondasi terciptanya sumberdaya manusia mumpuni. Gerakan membaca dan menulis merupakan variable penting yang wajib dilaksanakan”, ungkapnya.
Pihaknya juga menyebutkan bahwa acara itu adalah kegiatan positif dan sebagai langkah awal pergerakan untuk menjadikan lambar sebagai kabupaten literasi, serta membantu program unggulan Bapak Bupati Lambar Parosil Mabsus, untuk menjadikan Bumi Beguai Jejama Sai Betik, tersebut sebagai kabupaten literasi.
Menurut Donna, relawan literasi di Lambar yang saat ini tergabung dalam Forum Literasi Lambar siap bersinergi dengan pemerintah dan akan menjadi garda terdepan membantu dan mengawal program pendidikan hebat melalui gerakan lambar membaca. "Pendidikan merupakan fondasi terciptannya sumberdaya manusia yang mumpuni. Gerakan membaca dan menulis merupakan variabel penting yang wajib dilaksanakan," tambahnya.
Donna juga mengapresiasi langkah Bupati menyiapkan payung hukum berbentuk Peraturan Bupati (Perbup) "Literasi" guna mengatur tata kelola menyeluruh guna mewujudnya Lambar sebagai kabupaten literasi. Dan atas perhatian itu Dona atasnama relawan mengucapkan terimakasih atas kepedulian bupati terhadap gerakan literasi.
Relawan sangat mendukung langkah Parosil Mabsus, sapaan akrab Pak Cik telah menyiapkan perbup literasi. Dan itu sejarah bagi dunia pendidikan lambar. Semoga Pak Cik mewujudkan Pendidikan Hebat diberikan kemudahan.
Berdasarkan catatan terkait langkah Bupati Parosil Mabsus mengembangkan gerakan literasi di tanah kelahirannya itu, diantaranya, Parosil Mabsus tercatat memulai hari pertama kerja nya dengan mendeklarasikan Gerakan Lampung Barat Membaca. Selain itu, tercatat sangat rajin berkeliling ke sekolah-sekolah (SD-SMP sedeajat) guna membagikan bemacam-macam buku bagi para siswa. Bahkan dibeberapa kesempatan, beliau rajin memberikan hadiah berupa buku bagi pelajar dan masyarakat umum yang mampu menjawab pertayaan yang diajukannya.
Dalam kesempatan tersebut bunda literasi lambar partinia parosil meresmikan taman baca masyarakat (TBM) Pekon padang tambak kec way tenong. “Semoga program pekan literasi yang akan terus kita agendakan di setiap TBM ini akan mampu mensinergikan para pegiat literasi, pengelola TBM, guru, sasatrawan, seniman dan semua unsur baik masyarakat, swasta maupun pemerintah untuk bersama-sama menebarkan virus-virus literasi hingga pelosok negeri,” harapnya.(fb)


0 komentar: