TANGGAMUS :Rombongan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) lanjut meninjau bendungan waduk batu tegi di kecamatan air naningan serta ke PT Pertamina Geothermal Energy Area Ulubelu, Kamis 05/10/17.
Dalam sambutannya ketua rombongan Wantannas Deputi Politik dan Strategi Marsma TNI . Deri Pemba Syafar,merasa kagum dengan kondisi alam,serta potensi potensi di kabupaten Tanggamus
Dalam kesempatan itu pula Deri Pemba Syafar."mengingatkan kepada aparat bisa mememberikan tindakan tegas kepada para penjarah hutan dan juga bagi para pemburu binatang yang merusak keberadaan habitat alam.
Di harapkan kerjasamanya antara kepolisian dan tentara demi untuk menjaga kelestarian kondisi alam di kabupaten Tanggamus ini,
sekalipun itu adalah seorang aparat pun harus ada tindakan yang tegas"ujarnya
lanjut" beliua berharap wisata air adalah salah satu yang harus di kembangkan,agar bermanfaat serta bersenergi bukan hanya sekedar untuk pembangkit listrik saja"ujarnya.
Usai peninjaun ke waduk batu tegi Rombongan wantannas melanjutkan tinjauan kekecamatan Ulubelu tepatnya PT Pertamina Geothermal Energy Area Ulubelu.
Dalam kesempatan ini General Maneger Dirgo Rahayu PT PGE area ulubelu,memaparkan atas kerjasa sama serta perhatian PT PGE dengan masyarakat di wilayah sekitaran PT PGE.
"bantuan yang bersifat mempasilitasi yang di berikan PT PGE kepada masyarakat,baik dari segi pendidkan,kesehatan,fisik,contoh prodoksi olah roti dari bahan baku sigkong,kopi bubuk,dengan harapan masyarakat bisa lebih maju dan berkembang untuk kedepannya serta mandiri,sekarang sudah adanya alat pengering kopi yang mempersingkat waktu pengeringan walaupun kapasitas mesin masih sedikit sekitar 50 kg hingga100 kg". tuturnya.
selain itu kawasan wisata air terjun di Ulubelu termasuk bagian dari rencana PT PGE untuk mengembangkan kawasan wisata tersebut.(jen)
Thursday, 5 October 2017
Author: jangkhar nusantara
Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.


0 komentar: