BANDARLAMPUNG : Pemerintah
Provinsi Lampung ingin memperkuat branding
Festival Krakatau sekaligus mempertegas keberadaan Gunung Krakatau
yang berada di daerah Lampung dengan menambahkan kata Lampung pada
Festival Krakatau.
Dalam
pernyataannya Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo mengatakan “Kami ingin
memperkuat branding Krakatau sebagai salah satu daya tarik pariwisata Lampung
dengan festival yang diselengggarakan tahun ini dengan nama LAMPUNG
KRAKATAU FESTIVAL 2017”.
Hal ini pun sejalan
dengan isu strategis, dimana Provinsi Lampung sebagai pintu gerbang di ujung
selatan Pulau Sumatera, terus berbenah dengan pembangunan infrastruktur
aksesibilitas melalui Pembangunan Dermaga 7 VIP Pelabuhan Bakauheni dan Jalan
Tol Trans Sumatera yang direncanakan rampung tahun 2018 serta status Bandara
Radin Inten II sebagai Bandara Internasional.
Penyelenggaraan Lampung
Krakatau Festival 2017 secara langsung melibatkan semua elemen
masyarakat, baik kalangan akademisi, pelaku usaha pariwisata,
komunitas-komunitas yang peduli dengan kepariwisataan Lampung, pemerintah
provinsi dan kabupaten/kota melalui dinas instansi terkait serta media
yang secara konsisten menjadi endors keunggulan-keunggulan/potensi yang
dimiliki daerah ke dunia luar salah satunya melalui media online.
Keunggulan
media online yang memiliki jangkauan yang tidak terbatas ini telah menjadikan
tekad bersama para netizen (masyarakat dunia online) Provinsi Lampung untuk
bergabung dalam wadah GenPI Generasi Pesona Indonesia Lampung.
Demikian Keterangan
yang disampaikan oleh Asisten Bidang EKBANG Adeham didampingi oleh Kadis
Pariwisata Budiharto saat menggelar Konfrensi Pers di Dinas Pariwisata Provinsi
Lampung, Juma’t 4 Agustus 2017.
Dengan kondisi ini
Provinsi Lampung harus dapat menangkap peluang dengan berbenah sebagai
destinasi wisata yang siap bersaing karena semakin terbukanya akses wisatawan
ke Provinsi Lampung. Event Lampung Krakatau Festival 2017 harus mampu menjadi
atraksi wisata yang menarik, sekaligus menjadi sarana promosi bagi destinasi
wisata dengan atraksi dan fasilitas penunjangnya serta tetap mengangkat dan
melestarikan seni budaya asli daerah guna menangkap peluang kunjungan
wisatawan. Penyelenggaraan Lampung Krakatau Festival tahun ini menargetkan
30.000 kunjungan wisatawan.
Lampung Krakatau Festival 2017 kali ini memiliki 3(tiga) kegiatan utama yaitu Pesona Kemilau Sai Bumi Ruwa Jurai (25 – 27 Agustus 2017) dengan bentuk rangkaian kegiatan Opening Ceremony LKF 2017, Expo Kepariwisataan, Kuliner Lampung, Penampilan Seni Budaya, Pameran Foto Lampung Tempo Dulu dan Kini serta aneka permainan anak tradisional nusantara. Tour Krakatau (25 – 26 Agustus 2017) yang merupakan perjalanan wisata bersejarah untuk mengenang meletusnya Gunung Krakatau pada tahun 26 Agustus 1883.
Tour dimulai dari Kalianda kemudian singgah di Pulau Sebesi (pulau berpenduduk terdekat dengan Krakatau) selanjutnya ke kepulauan Gunung Krakatau. Lampung Culture and Tapis Carnival (26 Agustus 2017) yang menampilkan keragaman budaya daerah dalam bentuk parade budaya Lampung dan nusantara, melalui event ini ditampilkan kemegahan dan kekayaan adat budaya Lampung. (rilis)


0 komentar: