Tuesday, 1 August 2017

Begini Kemeriahan Festival Skala Beghak Ke IV dan Liwa Fair

LAMBAR - Bupati Lampung Barat Drs. Mukhlis Basri, membuka secara resmi Festival Skala Beghak Ke IV dan Liwa Fair Kabupaten Lampung Barat Tahun 2017 di Kawasan Sekuting Terpadu Pekon Wates Kecamatan Balik Bukit, Senin (31/07) malam.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Makmur Azhari, Pj. Sekadakab Lambar Akmal Abdul Nasir SH, Ketua DPRD Kab Lambar Edi Novial S.Kom, Asisten Bupati, Staf Ahli Bupati, Forkompinda, Muspida, Kepala OPD, BUMN, BUMD dan Swasta serta Camat, tokoh masyarakat, tokoh adat serta tokoh agama serta media masa.

Dalam sambutanya Bupati Lampung Barat Drs. Mukhlis Basri menyampaikan kegaiatan ini adalah salah satu icon dan berharap akan dijadikan kalender tetap Pariwisata Lampung dan Kabupaten Lampung Barat. Oleh karena itu, dengan maksud ingin menggali, mengembangkan dan melestarikan potensi alam, seni dan budaya inilah, maka pemerintah kabupaten lampung barat mengelar event kepariwisataan tahunan yang berskala regional yaitu festival skala beghak ini. 

Pemda Lambar telah berusaha dan akan terus berusaha mengembangkan segala potensi pariwisata yang ada di bumi beguai jejama sai betik ini. Kita patut berbangga, karena saat ini pariwisata lampung barat telah banyak dikenal di kalangan wisatawan, terutama adat dan budayanya. 

“Sehingga dengan demikian tujuan dan hasil yang diharapkan dari pelaksanaan event ini adalah mempromosikan daya tarik wisata serta seni budaya yang dimiliki oleh Lambar dalam rangka menarik kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun domistik, yang pada akhirnya akan memberikan pendapatan dan peningkatan serta mobilitas perekonomian masyarakat. potensi alam dan budaya Lambar ini dapat dijadikan objek wisata andalan dimasa kini dan masa yang akan datang. terlebih lagi jika diramu dan dikemas dengan paket seni budaya lampung barat yang beraneka ragam”,Ujarnya.

Dengan demikian, event festival skala beghak ke IV ini diharapkan mampu menggenjot kunjungan wisatawan ke Lambar, karena disamping memamerkan kakayaan budaya Lambar dan diharapkan diminati oleh para wisatawan, juga diharapkan meningkatkan citra lampung barat sebagai daerah kunjungan wisata.

Disamping menyelenggarakan Festival Sekala Beghak ke-IV, juga diselenggarakan pameran pembangunan (liwa fair). Liwa fair ini pada dasarnya merupakan wahana untuk melihat berbagai hasil-hasil pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. disamping itu juga pameran ini diharapkan selain dapat menjadi pemicu semangat instansi terkait dan masyarakat untuk lebih banyak berbuat untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara umum, juga dapat dijadikan ajang untuk mempromosikan lampung barat dengan segala potensi yang ada baik berupa potensi alam dan budaya yang memiliki prospek untuk dikembangkan. Selain itu, event pameran seperti ini juga akan membangkitkan gairah bagi dunia usaha dan juga sebagai media hiburan bagi masyarakat lampung barat.

Saya berharap banyak aktivitas yang terjadi selama penyelenggaraan pameran ini, seperti aktivitas ekonomi yang merupakan pertemuan langsung antara pembeli dan penjual atau antara konsumen dan produsen, aktivitas lainnya seperti seni, edukasi, informasi serta promosi. Dan seluruh aktivitas yang terjadi tersebut merupakan salah satu upaya menunjukkan potensi riil perekonomian dan pembangunan yang telah dicapai di daerah kita ini. 

”Sebagai sebuah ajang promosi, tentunya pelaksanaan pameran pembangunan dan festival skala beghak ini memang perlu dan harus ditingkatkan dan dikembangkan, baik misi, substansi maupun dampak bagi perkembangan berbagai potensi sumber daya alam, sosial dan budaya yang ada di kabupaten lampung barat ini.  berangkat dari hikmah dan pengalaman selama penyelenggaraan pameran pembangunan tahun ini, saya berharap dapat melanjutkan pembangunan kedepan dengan lebih berdaya saing lagi.  karena dengan perputaran roda ekonomi yang semakin baik, maka investasi akan semakin besar dan rakyat semakin sejahtera”, Tutupnya.

Sementara itu dalam laporannya Ir. Nata Djudin Amran MM., menyampaikan, Dasar Pelaksanaan Kegiatan ini adalah DPA-SKPD Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Lampung Barat dan DPA Kegiatan Liwa Fair tahun 2017 pada bagian Perekonomian Dan SDA Setdakab Lambar.

Tujuan penyelenggaraan ini adalah untuk menampilkan keberhasilan Pembangunan Kabupaten Lambar dari segala sektor perdagangan, pariwisata investasi dan lain-lain. Memamerkan produk unggulan Kabupaten Lambar dan mendorong terjadinya transaksi bisnis baik perdagangan maupun investasi di Kab Lambar. Memberikan hiburan yang intraktif dan menarik kepada masyarakat kab Lambar berupa pesta rakyat dan mempromosikan event pariwisata dalam rangka menarik kunjungan wisatawan ke kabupaten Lambar sebagai salah satu tujuan wisata serta mempromosikan daya tarik wisata serta seni dan budaya Lambar berikut fasilitas pendukungnya, membangkitkan gairah bagi dunia usaha kepariwisataan, memperkenalkan aset budaya daerah ke tingkat nasional bahkan internasional.

Sasarannya ialah menarik sebanyak mungkin minat wisatawan untuk mengunjungi  event festival skala beghak IV tahun 2017 dan Lampung Barat pada umumnya, memperbesar frekuensi kunjungan di objek wisata yang ada di Kabupaten Lampung Barat, terciptanya image yang positif terhadap kepariwisataan Lambar serta promosi  dan kerja saama investasi yang lebih meningkat.

Sekedar diketahui, Tema liwa fair adalah ”Melalui Liwa Fair Tahun 2017 Kita Tingkatkan Kepedulian Dan Semangat Pembangunan Menuju Masyarakat Kabupaten Lambar Yang Maju Dan Sejahtera” dan tema Festival Skala Beghak adalah ”Dengan Festival Skala Beghakkita Jadikan Lampung Barat Sebagai Daerah Tujuan Wisata Alam Dan Budaya”.

Bentuk kegiatan liwa fair adalah Pameran Pembangunan, Perlombaan meliputi Lomba Festival Nyambai, Lomba Festival Band, Lomba Busana Daerah Tingkat Paud dan Umum.  Kemudian peregalaran seni dan hiburan rakyat.
Sedangkan festival skala beghak IV tahun 2017 adalah lomba tari kreasi lagu lampung, lomba lagu Pop Lampung, Lomaba Jelajah Alam, Renang Maraton, Karnaval ”  Kemilau Budaya Bumi Skala Beghak. Kemudian untuk peserta liwa fair dari 40 Stand OPD dan Forkompinda, 15 Perbankan dan Stand UKM serta 60 stand IKM, UKM, Baik dari lokal maupun luar daerah.(Fb)



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: