LAMBAR - Bupati
Lampung Barat Drs. Mukhlis Basri, membuka secara resmi Festival Skala Beghak Ke
IV dan Liwa Fair Kabupaten Lampung Barat Tahun 2017 di Kawasan Sekuting Terpadu
Pekon Wates Kecamatan Balik Bukit, Senin (31/07) malam.
Acara tersebut
dihadiri oleh Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Makmur Azhari, Pj. Sekadakab
Lambar Akmal Abdul Nasir SH, Ketua DPRD Kab Lambar Edi Novial S.Kom, Asisten
Bupati, Staf Ahli Bupati, Forkompinda, Muspida, Kepala OPD, BUMN, BUMD dan
Swasta serta Camat, tokoh masyarakat, tokoh adat serta tokoh agama serta media
masa.
Dalam sambutanya
Bupati Lampung Barat Drs. Mukhlis Basri menyampaikan kegaiatan ini adalah salah
satu icon dan berharap akan dijadikan kalender tetap Pariwisata Lampung dan
Kabupaten Lampung Barat. Oleh karena itu, dengan maksud ingin menggali,
mengembangkan dan melestarikan potensi alam, seni dan budaya inilah, maka
pemerintah kabupaten lampung barat mengelar event kepariwisataan tahunan yang
berskala regional yaitu festival skala beghak ini.
Pemda Lambar telah
berusaha dan akan terus berusaha mengembangkan segala potensi pariwisata yang
ada di bumi beguai jejama sai betik ini. Kita patut berbangga, karena saat ini
pariwisata lampung barat telah banyak dikenal di kalangan wisatawan, terutama
adat dan budayanya.
“Sehingga dengan
demikian tujuan dan hasil yang diharapkan dari pelaksanaan event ini adalah
mempromosikan daya tarik wisata serta seni budaya yang dimiliki oleh Lambar
dalam rangka menarik kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun domistik, yang
pada akhirnya akan memberikan pendapatan dan peningkatan serta mobilitas
perekonomian masyarakat. potensi alam dan budaya Lambar ini dapat dijadikan
objek wisata andalan dimasa kini dan masa yang akan datang. terlebih lagi jika
diramu dan dikemas dengan paket seni budaya lampung barat yang beraneka
ragam”,Ujarnya.
Dengan demikian, event
festival skala beghak ke IV ini diharapkan mampu menggenjot kunjungan wisatawan
ke Lambar, karena disamping memamerkan kakayaan budaya Lambar dan diharapkan
diminati oleh para wisatawan, juga diharapkan meningkatkan citra lampung barat
sebagai daerah kunjungan wisata.
Disamping
menyelenggarakan Festival Sekala Beghak ke-IV, juga diselenggarakan pameran
pembangunan (liwa fair). Liwa fair ini pada dasarnya merupakan wahana untuk
melihat berbagai hasil-hasil pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah
daerah. disamping itu juga pameran ini diharapkan selain dapat menjadi pemicu
semangat instansi terkait dan masyarakat untuk lebih banyak berbuat untuk
kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara umum, juga dapat dijadikan ajang
untuk mempromosikan lampung barat dengan segala potensi yang ada baik berupa
potensi alam dan budaya yang memiliki prospek untuk dikembangkan. Selain itu,
event pameran seperti ini juga akan membangkitkan gairah bagi dunia usaha dan
juga sebagai media hiburan bagi masyarakat lampung barat.
Saya berharap banyak
aktivitas yang terjadi selama penyelenggaraan pameran ini, seperti aktivitas
ekonomi yang merupakan pertemuan langsung antara pembeli dan penjual atau
antara konsumen dan produsen, aktivitas lainnya seperti seni, edukasi,
informasi serta promosi. Dan seluruh aktivitas yang terjadi tersebut merupakan
salah satu upaya menunjukkan potensi riil perekonomian dan pembangunan yang
telah dicapai di daerah kita ini.
”Sebagai sebuah ajang
promosi, tentunya pelaksanaan pameran pembangunan dan festival skala beghak ini
memang perlu dan harus ditingkatkan dan dikembangkan, baik misi, substansi
maupun dampak bagi perkembangan berbagai potensi sumber daya alam, sosial dan
budaya yang ada di kabupaten lampung barat ini. berangkat dari hikmah dan
pengalaman selama penyelenggaraan pameran pembangunan tahun ini, saya berharap
dapat melanjutkan pembangunan kedepan dengan lebih berdaya saing lagi.
karena dengan perputaran roda ekonomi yang semakin baik, maka investasi
akan semakin besar dan rakyat semakin sejahtera”, Tutupnya.
Sementara itu dalam
laporannya Ir. Nata Djudin Amran MM., menyampaikan, Dasar Pelaksanaan Kegiatan
ini adalah DPA-SKPD Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Lampung
Barat dan DPA Kegiatan Liwa Fair tahun 2017 pada bagian Perekonomian Dan SDA
Setdakab Lambar.
Tujuan penyelenggaraan
ini adalah untuk menampilkan keberhasilan Pembangunan Kabupaten Lambar dari
segala sektor perdagangan, pariwisata investasi dan lain-lain. Memamerkan
produk unggulan Kabupaten Lambar dan mendorong terjadinya transaksi bisnis baik
perdagangan maupun investasi di Kab Lambar. Memberikan hiburan yang intraktif
dan menarik kepada masyarakat kab Lambar berupa pesta rakyat dan mempromosikan
event pariwisata dalam rangka menarik kunjungan wisatawan ke kabupaten Lambar
sebagai salah satu tujuan wisata serta mempromosikan daya tarik wisata serta
seni dan budaya Lambar berikut fasilitas pendukungnya, membangkitkan gairah
bagi dunia usaha kepariwisataan, memperkenalkan aset budaya daerah ke tingkat
nasional bahkan internasional.
Sasarannya ialah
menarik sebanyak mungkin minat wisatawan untuk mengunjungi event festival
skala beghak IV tahun 2017 dan Lampung Barat pada umumnya, memperbesar
frekuensi kunjungan di objek wisata yang ada di Kabupaten Lampung Barat,
terciptanya image yang positif terhadap kepariwisataan Lambar serta promosi
dan kerja saama investasi yang lebih meningkat.
Sekedar diketahui,
Tema liwa fair adalah ”Melalui Liwa Fair Tahun 2017 Kita Tingkatkan Kepedulian
Dan Semangat Pembangunan Menuju Masyarakat Kabupaten Lambar Yang Maju Dan
Sejahtera” dan tema Festival Skala Beghak adalah ”Dengan Festival Skala
Beghakkita Jadikan Lampung Barat Sebagai Daerah Tujuan Wisata Alam Dan Budaya”.
Bentuk kegiatan liwa
fair adalah Pameran Pembangunan, Perlombaan meliputi Lomba Festival Nyambai,
Lomba Festival Band, Lomba Busana Daerah Tingkat Paud dan Umum. Kemudian
peregalaran seni dan hiburan rakyat.
Sedangkan festival
skala beghak IV tahun 2017 adalah lomba tari kreasi lagu lampung, lomba lagu
Pop Lampung, Lomaba Jelajah Alam, Renang Maraton, Karnaval ” Kemilau
Budaya Bumi Skala Beghak. Kemudian untuk peserta liwa fair dari 40 Stand OPD
dan Forkompinda, 15 Perbankan dan Stand UKM serta 60 stand IKM, UKM, Baik dari
lokal maupun luar daerah.(Fb)


0 komentar: