Lampung Selatan :
Diduga minyak premium (bensin,red) tersulut api, rumah toko (ruko) milik Ibu
Liweng (61) warga Dusun Kramat, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten
Lampung Selatan, habis dilahap sinjago merah pada Kamis (27/07/17), pukul
10.00 WIB.
Saksi mata Boman (38)
mengatakan, asal muasal api yang menghanguskan bangunan ruko tersebut dari
bahan bakar minyak (BBM) disamping ruko yang biasa dijualnya tiap hari.
"Pertama saya
lihat api dari samping ruko, lalu merambat kedalam ruko, api semakin
membesar dengan cepat. Kemungkinan api berasal dari jerigen BBM yang akan
dijualnya mas. ibu itu memang berjuakan BBM disini," ujar
Boman.
Berdasarkan keterangan
yang dihimpun akibat musibah tersebut, pemilik rumah toko mengalami kerugian
mencapai ratusan juta rupiah, dihitung dari benda-benda yang ada di ruko dan
bangunannya. Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, sementara pemilik
ruko sampai berita ininditulis terlihat mengalami syok berat.
Beruntung api yang
membakar ruko tersebut tidak menjalar kerumah sebelahnya. Dua unit mobil
pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Lamsel dikerahkan untuk memadamkan dibantu
Damkar milik ASDP Bakauheni. Setelah 45 menit terbakar, api baru dapat
dijinakkan.(fitri)


0 komentar: