Lambar - Pemerintah
Kabupaten Pringsewu siang tadi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten
Lampung Barat dalam rangka studi banding tentang Pengelolaan, Perencanaan,
Pembangunan dan Pelaporan Keuangan, di ruang rapat Kenghatun, Aula PPKAD Pemkab
Lambar, Kamis (06/07).
Rombongan jajaran
diterima oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir.Okmal,
M.Si, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ir.Sudarto, M.M,
Inspektur Edi Yusuf, S.Sos, M.H beserta sejumlah pejabat lannya.
Dalam sambutanya
kepala Bappeda Ir. Okmal M.si menyampaikan, pertumbuhan ekonomi kabupaten
Lambar sejauh ini Alhamdullah bisa di sampaikan maju. Selain dalam rangka study
pembelajaran, kedatangan sejumlah pejabat dari Pemkab Pringsewu ini untuk
bersilaturrahmi dengan jajaran Pemkab Lambar.
Permasalahan yang ada
saat ini yang dihadapi oleh pemerintah daerah perlu untuk di perbaiki dalam
mengelola keuangan dalam hal regulasi, dimana masih terdapat inkonsistensi dari
peraturan yang terkendala dalam implementasi." Selain itu, yang menjadi
kendala adalah SDM yang masih terbatas memahami keuangan daerah dan lemahnya
penguasaan dan pemanfaatan teknologi informasi kedua hal tersebut perlu
dibenahi dalam menjamin akuntabilitas keuangan daerah" Ungkapnya.
Selanjutnya,
dipilihnya Kabupaten Lambar sebagai tujuan tempat melakukan kunker ini
berdasarkan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan pertimbangan
mereka bahwa Kabupaten Lampung Barat telah tujuh kali berturut-turut menerima
wajar tanpa pengecualian (WTP), sementara Pemkab Pringsewu baru dua kali
menerima WTP dari BPK. Kemudian Kabupaten Lambar untuk laporan keuangannya
mendapatkan nilai CC tertinggi di Provinsi Lampung sedangkan Pemkab Pringsewu
hanya mendapatkan nilai C.
"Keberhasilan
meraih WTP ini dari BPK RI adalah hasil dari sejumlah penyusunan laporan
keuangan Pemda yang di lakukan dengan matang. Strategi ini tersusun diantaranya
adalah dengan laporan keuangan dalam melaksanakan penyusunan laporan keuangan
dengan sistem aktual yang baik serta teliti", tutupnya.
(Fb)

0 komentar: