Lampung Selatan : Kabupaten Lampung Selatan mengalami kekurangan
ratusan tenaga medis atau personil perawat. Sehingga berdampak pada pelayanan
terhadap masyarakat yang berobat.
Kekurangan tenaga perawat diakui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes)
Kabupaten Lampung Selatan Jimmy Hutapea saat diwawancarai usai menghadiri pelantikan
pengurus DPD PPNI Kabupaten Lampung Selatan, di Aula Rajabasa perkantoran
bupati, Rabu (18/07/2017).
"Ya, secara keseluruhan kita memang kekurangan ratusan
tenaga perawat," ungkap Jimmy Hutapea tanpa menyebutkan jumlah real
kekurangan tenaga perawat.
Dirinya mengatakan, kekurangan perawat tidak hanya terjadi
ditingkat kabupaten. Hal yang sama pun terjadi ditempat kesehatan tingkat
kecamatan.
"Seperti di RSUD Bob Bazzar SKM Kalianda kekurangan. Begitu
juga di 13 Puskesmas disejumlah kecamatan di Lampung Selatan mengalami
kekurangan tenaga perawat," jelas mantan Direktur RSUD Bob Bazzar SKM
Kalianda.
Diungkapkannya, saat ini kurang lebih terdapat 110 perawat di
RSUD Bob Bazzar. Jumlah tersebut, tambah Jimmy tidak berimbang dengan jumlah
tempat tidur RSUD Bob Bazzar sebanyak 162 buah.
"Jumlah perawat di RSUD itu masih kurang banyak. Sedangkan
puskesmas rawat inap yang kita miliki jumlah perawatnya masih jauh dari layak
ideal jumlah perawat. Belum lagi, jika kita menerapkan program 1 desa 1
perawat?," tukasnya.
Untuk diketahui, Kabupaten Lampung Selatan sendiri terdapat 602
orang tenaga perawat baik ditempat kesehatan pemerintah maupun swasta. (fitri)


0 komentar: