![]() |
Akses masuk menuju kampung Karya Makmur ini memang cukup sulit. Untuk sampai di pusat kampung, warga harus melalui pintu gerbang PT Gunung Madu Plantation (GMP).
"Untuk sampai ke pusat kampung harus melalui pintu gerbang GMP," ungkap Wahyu (25) warga setempat kepada tim media.
Sementara jarak tempuh dengan rata-rata kecepatan kendaraan roda empat bisa memakan waktu 1 jam. Bahkan karena jarangnya transportasi umum yang masuk ke pusat atau melintas di kampung Karya Makmur, warga kerap menumpang kendaraan perusahaan atau mobil pribadi.
"Itu jika kondisi normal atau tidak hujan. Sebaliknya jika hujan waktu tempuh akan lebih lama," kata Wahyu.
Ada harapan yang terucap dari bibir lajang tersebut kepada para bakal calon gubernur yang akan bertarung.
"Karena ini warga baru tahu kalau pak Arinal yang pertama kali masuk kampung kami, maka kami berharap kalau pak Arinal jadi Gubernur Lampung, tolong perbaiki jalan menuju kampung kami. Mungkin bisa juga dibuat jalan tembus lain, karena untuk jalan yang di dalam wilayah PT GMP kan tidak mungkin," tandas dia.
Bahkan dirinya berharap, Arinal Djunaidi bisa lebih membuka peluang bagi para kaum muda yang ingin bekerja. Karena untuk menempuh pendidikan tinggi sepertinya sudah tidak terpikirkan lagi.
"Mungkin pak Arinal bisa membuka peluang lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Mudah-mudahan juga niat pak Arinal menjadi gubernur terlaksana," pungkasnya. (*)


0 komentar: