Lampung Selatan : Zainudin Hasan Bupati Lampung Selatan, geram kepada Dinas Pertanian lantaran bantuan dari pemerintah pusat diberikan kepada kelompok tani (Poktan) yang sudah pernah mendapat bantuan.
"Dari jaman Alif sampai sekarang yang mendapatkan
bantuan ya cuma kelompok itu-itu saja, bantuan Hand Ttractor kelompok, bantuan
pupuk dan bibit jagung yang dapat kelompok yang sama," ketus Zainudin,
Senin (17/7/2017) saat menghadiri penandatangan NPHD dengan Ketua Kelompok
Swadaya Masyarakat (KSM) di Desa Suka Banjar Kecamatan Sidomulyo Kabupaten
Lampung Selatan.
Zainudin menceritakan didepan forum, pada rapat
bersama Menteri Pertanian RI, Komite ll Dewan Perwakilan Rakyat -Republik
Indonesia (DPR-RI) Gedung Senayan belum lama ini. Semua poktan di Lampung
Selatan, kata Zainudin, sudah teregister dikementerian terkait, bantuan bisa
diberikan kepada seluruh poktan yang telah teregister.
"Jadi, bantuan program pertanian di berikan pada
kelompok yang sudah teregister dan tidak dapat di rubah. Itu bisa-bisaan
Kadisnya saja pak bupati," beber Zainudin mengikuti ucapan menteri
pertanian.
"Saya tegaskan, kepada seluruh dinas harus
melakukan gerakan dibawah dan langsung bertemu dengan masyarakat supaya ada
transparansi. Bantuan jangan bertumpuk di satu Kecamatan A atau di Desa A
," tegas Zainudin.
Salin menyentil satker di kabupaten, Zainudin juga
meminta kepada kepala desa (Kades) agar berlaku adil kepada warganya yang
membentuk beberapa kelompok tani maupun kelompok lainnya. Kades juga diminta,
agar mensosialisasikan kepada warganya, bagaimana caranya membuat usulan
program dari pusat (jemput bola, red).
"Kades ajari warganya untuk membuat kelompok
tani, dan ajari pemudanya berkelompok supaya dana dari pusat dapat di turun di
desa masing-masing, seperti yang kita lakukan hari ini," tukasnya.(fitri)


0 komentar: