Tulangbawang
Barat : Sebanyak 409 rumah di Kabupaten
Tulangbawang Barat (Tubaba) mendapat bantuan stimulan rumah swadaya yang
digulirkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) di
tahun 2017. Hunian itu tersebar di enam tiyuh di dua kecamatan, empat di Kecamatan
Gunungterang dan dua di Gunungagung.
Kepala Dinas
Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Tubaba, Abdul Sani
menjelaskan, bantuan tersebut merupakan program nasional dengan target 1 juta
rumah. “Ini program pusat melalui APBN. Nah, Provinsi Lampung mendapat bantuan
stimulan untuk 3.000 unit rumah yang tersebar di delapan kabupaten. Salah
satunya Tubaba,” katanya, Senin belum lama ini.
Sasaran
program ini yakni Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang rumahnya tidak
layak huni. Sehingga diharapkan rumah penerima manfaat menjadi lebih baik dari
sebelumnya. Dengan kata lain menjadi layak dihuni. MBR dimaksud, menurut Abdul
Sani, adalah masyarakat yang penghasilan rata rata setahunnya tidak melebihi
upah minimum regional (UMR) Lampung.
Sementara
bantuannya nanti berupa uang dan wajib dibelikan material. Tapi, bantuan ini
sifatnya hanya untuk memperbaiki rumah yang ada, bukan membangun hunian baru.
Besar bantuan disesuaikan dengan kriteria rumah penerima yang akan diperbaiki,
apakah masuk kategori berat, sedang, atau ringan.
Untuk
kategori berat Rp15 juta, sedang Rp10 juta, sedangkan untuk yang ringan hanya
Rp7,5 juta.
“Kalau untuk Tubaba hampir 80 persen masuk kategori berat dan jika
dikalkulasikan total bantuannya sekitar Rp6 miliar. Nantinya, bantuan ini
langsung masuk ke rekening penerima. Setelah diterima maka rekening langsung
ditutup,” bebernya.
Guna
memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan bisa dipahami oleh masyarakat
khususnya calon penerima, pihaknya saat ini masih dalam proses pendataan ulang
dan sosialisasi.
“Sebenarnya sudah ditetapkan oleh pusat nama-nama penerimanya.
Tapi kalau tidak sesuai masih bisa dirubah dengan catatan tidak keluar dari
tiyuh sasaran. Sedangkan untuk realisasinya ke masyarakat (penerima) paling
cepat sekitar Juni mendatang,” ungkapnya.(rasid)


0 komentar: