BANDARLAMPUNG : (ML)--Gubernur Lampung Ridho Ficardo apresiasi
peran perguruan swasta dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di
Lampung. Ia harapkan Perguruan/Sekolah Swasta terus membantu pemerintah
meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lampung.
"Mencerdaskan kehidupan bangsa yang diamanatkan dalam
Undang-undang menjadi tanggung jawab utama pemerintah. Namun tugas ini juga
dipikul oleh berbagai pihak non pemerintah, seperti sekolah swasta yang
mengambil peran cukup konkrit." Ujar Ridho pada sambutan Musprov III Badan
Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Lampung 2016 yang digelar di GOR
Wisata Kuliner Junjungas, Sukabanjar, Pesawaran, Selasa (2/2/2016).
Acara dengan tema "Berkomitmen Meningkatkan Peran BMPS
Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Upaya Mencerdaskan Kehidupan Bangsa", Ridho
sebutkan bahwa IPM Lampung masih rendah, terlebih ada 6 Kabupaten yang masih
memperihatinkan di bidang Pendidikan.
"Situasi pendidikan di Lampung, masih butuh kerja keras
lagi. Karena menurut Indeks Pembangunan Manusia, Lampung masih cukup
tertinggal." Jelas Ridho.
Oleh karena itu, Ridho sampaikan bahwa masih terbuka ruang
bhakti bagi perguruan swasta untuk membantu mencerdaskan kehidupan bangsa
khususnya di Lampung. Karena Pemerintah diakui Ridho mempunyai keterbatasan,
untuk itu Perguruan Swasta bisa mengisi ruang tersebut dan menjadi salah satu
kunci dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena Perguruan Swasta yang
didirikan masyarakat lebih dahulu ada dari Pemerintahan Indonesia itu sendiri.
Dalam Peningkatan IPM masyarakat dan meningkatkan kecerdasan
anak-anak Lampung, Ridho menjelaskan sudah menugaskan kepada Bappeda, Dinas
Pendidikan, dan Biro Keuangan untuk berkordinasi dengan Satker-satker terkait
di Kabupaten/Kota untuk bersama-sama Pemprov ikut berpartisipasi dalam program
pendidikan gratis yang rencananya mulai digulirkan pada 2017 mendatang.
Dikatakan Ridho rumusan dalam pendidikan gratis ini adalah
menambal beban BOS yang diprogramkan pemerintah Pusat. Karena selama ini
anggaran BOS hanya menanggung setengah biaya pendidikan pada wajib belajar 12
tahun. Dana BOS untuk Lampung sendiri sekitar 1,3 Triliun yang diberikan oleh pemerintah
pusat.
"Dana BOS menutup setengah biaya pendidikan, untuk Lampung
tahun ini dianggarkan pusat 1,3 Triliun. Maka bila kita bisa menganggarkan 1,3
triliun juga Lampung bisa lakukan program sekolah gratis yang benar-benar
gratis." Papar Ridho.
Namun, tentulah dengan APBD Lampung yang terbilang cukup kecil
untuk itu Ridho mengajak pemerintah Kab/Kota ikut berpartisipasi. Sehingga
angka 1,3 Triliun akan menjadi ringan bila dibiayai oleh 16 APBD, dengan 15
APBD Kab/Kota dan 1 APBD Pemprov Lampung.
Pentingnya pendidikan disampaikan Ridho karena selain IPM
Lampung terbilang rendah, ini merupakan upaya untuk membangun generasi Lampung
yang baik di tengah arus pembangunan yang masif di Lakukan Pemerintah Lampung,
sehingga anak-anak Lampung bisa menjadi tuan di tanah sendiri.
Dalam acara yang dihadiri pengurus BMPS Pusat ini, juga dilantik
pengurus BMPS Lampung yang baru. Dan dihadiri juga oleh PJ Bupati Pesawaran,
Bupati Pesawaran Terpilih, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, dan
Anggota BMPS seLampung. (r)
