Dalam peninjauan ini turut hadir juga Kadis PUPR Ir. Ansari dan Kepala BPBD Maidar,SH, Kepala Bagian Humas dan Protokol Burlianto Eka Putra SH, serta camat setempat.
Dalam arahannya Parosil menyampaikan, "Untuk antisipasi bencana, kiranya agar seluruh OPD meningkatkan kewaspadaan terhadap titik rawan bencana dan mengharapkan seluruh aparat di wilayah kecamatan dan pekon serta seluruh masyarakat melakukan koordinasi aktif sehingga bencana dapat dihindarkan", ujarnya.
Gerusan tanah di lokasi tersebut diharapkan dapat segera diperbaiki.
Dalam kesempatan tersebut Parosil pun mengharapkan tindakan segera sehingga kerusakan dapat ditanggulangi, ia memerintahkan OPD terkait agar dapat berkoordinasi dalam setiap antisipasi dan kerusakan akibat bencana yang ada dan segera melakukan tindakan percepatan perbaikan lokasi longsor agar tidak menyebabkan kerusakan yang lebih parah salah satunya dengan mengerahkan lebih personilnya agar perbaikan segera dilakukan.
"Bencana longsor di akibatkan air hujan dari sekitar Pasar Simpang luas diarahkan ke lokasi bencana melalui drainase, mengalir melalui warung warga setempat yang terbawa longsor atas nama Kartino dan Basar, bencana tersebut mengikis tebing terus menerus dan mengakibatkan longsor sepanjang 15 m dan lebar 25 m dengan kedalaman 25 m. Lokasi longsor selanjutnya di pojok Pasar Simpang Luas dengan kedalaman 15 m dan lebar 20 m serta panjang 15 m mengakibatkan putusnya jalan akses menuju kantor camat dan mengancam pemukiman warga. Untuk penanganan fisik dan teknis akan dilakukan dan diperhitungkan oleh Dinas PU Lambar dulu", tutupnya.(Fb)


0 komentar: