Thursday, 2 August 2018

Wabup Lambar dan BBPOM Tandatangani MoU dan Sosialisasi Impres No.3 Tahun 2017

LAMPUNG BARAT - Wakil Bupati Lampung Barat Drs.Mad Hasnurin bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Lampung Dra. Syamsuliani, Apt., M.M. menandatangani MoU dan Sosialisasi Impres No.3 Tahun 2017 Kabupaten Lampung Barat  Di Ruang Rapat Kagungan Pemkab, Kamis (02/07/2018). Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh beberapa Kepala OPD Lambar serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Lambar Drs. Mad Hasnurin menyampaikan terima kasih kepada Tim BBPOM Provinsi Lampung semoga disamping melakukan kerjasama tim jajaran balai besar pom juga berkenan untuk memberikan saran dan masukan yang berarti bagi peningkatan program kabupaten lampung barat sehat.

Selanjutnya sesuai dengan amanat undang-undang no.36 tahun 2009 pasal 47, bahwa upaya kesehatan diselenggarakan dalam bentuk kegiatan dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang dilaksanakan secara terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan. penyelenggaraan upaya kesehatan sebagimana dimaksud salah satunya dapat dilaksanakan melalui kegiatan pengamanan dan penggunaan sediaan farmasi dan alat kesehatan, serta pengamanan makanan dan minuman.

Sebagaimana dipahami bersama, bahwa obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bergizi sangat penting peranannya bagi pertumbuhan, pemeliharaan dan peningkatan derajat kesehatan serta peningkatan kecerdasan masyarakat. oleh karena itu masyarakat perlu dilindungi dari obat dan makanan yang dapat merugiakan dan/atau membahayakan kesehatan.

Kemudian melalui dinas kesehatan, kabupaten lampung barat telah melaksanakan program pengawasan obat dan makanan secara berkala dan berkesinambungan. kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk pengujian sample makanan minuman yang diduga mengandung bahan berbahaya. sample diuji dengang parid test kit, dan hasil yang positif diuji lebih lanjut ke laboratorium kesehatan daerah provinsi lampung. dinas kesehatan juga melakukan monitoring dan pembinaan rutin ke sarana layanan kefarmasian baik apotek maupun toko obat yang ada diwilayah kabupaten lampung barat.

Selain itu pengawasan secara terpadu juga telah dilakukan dengan koordinasi bersama satgas pangan dan tim monitoring kestabilan harga pangan dengan dinas kesehatan dan opd-opd lain yang terkait, baik kepasar tradisional hingga ke pasar-pasar modern.

Terus penyelenggaraan upaya kesehatan terutama di sektor obat dan makanan tersebut tentunya harus didukung oleh sumber daya kesehatan. salah satu kendala yang kami hadapi di wilayah lampung barat ini adalah terbatasnya sarana prasarana serta jumlah sumber daya manusia yang kompeten  di bidang obat dan makanan, baik opoteker maupun analis farmasi makanan dan minuman, oleh karena itu kami menyambut baik dan berharap rencana pembangunan cabang balai besar pom di kabupaten lampung barat ini dapat segera direalisasikan.
(Fb)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: