Monday, 9 July 2018

Dinkes Lambar Gelar Advokasi Kampanye Imunisasi Measles Rubella

LAMPUNG BARAT (JL)-- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Kesehatan menggelar advokasi dan sosialisasi terkait pelaksanaan kampanye imunisasi measles rubella (MR) tahun 2018, di Aula PKK, Senin (09/07).
Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penanda tangan komitmen bersama dukungan pelaksanaan imunisasi measles rubella (MR), antara Sekdakab Lambar Akmal Abdul Nasir SH dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Kegiatan dihadiri juga oleh Kasi Surveilans dan imunisasi Dinkes Provinsi Lampung Yeni Ekawati,S.Kep.M.Kes, PKK, Ketua Dharma Wanita, Kepala Kantor Departemen Agama Mohmmad Suhanda, GOW, Organisasi Profesi dan peserta Advokasi sosialisasi.
Dalam sambutannya Sekdakab Lambar Akmal Abdul Nasir, S.H., menyampaika, Indonesia berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak (measles) dan rubella pada tahun 2020, maka itu dilakukan strategi nasional melalui beberapa kegiatan salah satunya pemberian imunisasi tambahan campak dan rubella atau imunisasi MR yang dilaksanakan diseluruh provinsi se-Indonesia dengan 2 fase. 
Fase 1 dilaksanakan pada tahun 2017 untuk daerah dipulau jawa, fase II dilaksanakan pada tahun 2018 diseluruh daerah diluar pulau jawa termasuk kabupaten Lambar. "Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin yang bisa menyebabkan radang paru, radang otak, kebutaan bahkan menyebabkan kematian. Penyakit ini dapat berpotensi menjadi wabah apabila cakupan imunisasi rendah dan kekebalan kelompok tidak terbentuk", ungkapnya.
Sementara itu, rubella adalah penyakit yang sering menginfeksi anak dan dewasa yang dapat mengakibatkan kelainan mata, kelainan jantung, tuli, kerusakan jaringan otak, dan keterlambatan perkembangan.
"Menjaga anak tetap sehat adalah tugas kita semua selaku orang tua. Karena itu, saya mendukung penuh dilaksanakannya imunisasi nasional agar anak-anak kita bisa bebas dari campak dan rubella. Ini, bahwa imunisasi ini bukan hal baru dan kita sudah pernah berhasil melakukannya untuk cacar, polio dan tetanus. Jadi saya percaya saat ini dengan niat yang baik kita juga Insya Allah bisa melaksanakan dan berhasil untuk melakukan imunisasi campak serta rubella", harapnya.
Kepada semua pihak terkait agar dapat turun ke lapangan, kegiatan ini harus disebarluaskan ke sekolah-sekolah, pondok pesantren, madrasah-madrasah dan utamanya saudara-saudara kita yang mempunyai anak tentunya. Sebagai pemberi pelayanan, telah kita buka posyandu, puskesmas, rumah sakit dan semua pelayanan kesehatan yang ditunjuk untuk melaksanakan imunisasi campak dan rubella agar kegiatan ini dapat berlangsung sukses dan cakupan imunisasi dapat sesuai target yang ditentukan.
Sementara itu dalam laporannya Ketua Panitia Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Lambar, Tika Megi Fitrianingsih, S.Kep., menyampaikan, sosialisasi ini adalah sebagai upaya mensosialisasikan advokasi dan menyamakan persepsi pelaksanaan Imunisasi MR yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 di Kabupaten Lambar.
Untuk diketahui, peserta sosialisasi ini berjumlah 95 orang yang berasal dari unsur TNI, Kepolisisian, OPD, Camat, Dinkes, Puskesmas, BPJS, Sekolah ( PAUD, SD,SMP), PPNI, IBI, PKK, DWP, GOW, dan Polri. Dengan narasumber berasal dari Dinkes Provinsi Lampung serta Dinkes Lambar.(Fb)


SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: