PANARAGAN (JL) --Dua bangunan Megah yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), di ramaikan oleh para pengunjung dan para sampah yang berserakan di hari raya Idul Fitri.
Namun, keramaian tersebut di coreng oleh ketidak sadaran nya oleh para pengunjung yang membuang sampah tidak pada tempatnya di komplek dunia akhirat tersebut.
Menurut, Edi Zulkarnain ketua PWI Tubaba, sangat menyangkan atas apa yang telah di lakukan oleh para pengunjung dengan tidak menunjukkan kedisiplinan nya serta kesadaran diri bahwa kebersihan itu adalah sebagian dari iman.
"Banyak nya sampah yang berserakan itu di sebabkan oleh di bawa nya oleh para pengunjung yang berwisata sekaligus merayakan hari raya idul fitri 1439 H. Nampaknya, bekas air mineral bertebaran di kolam dan plastik-plastik sampah berserakan di seputaran Islamic, dan Sesat Agung tersebut.,"ungkapnya. Sabtu 16/06.
Lanjutnya, dirinya pun melontarkan kritikan yang membangun atas sikapnya para pengunjung yang di nilai kurang sadar diri dalam menjaga kebersihan lingkungan, terlebih hal serupa terjadi pada bangunan yang megah dan di kenal dengan komplek dunia akhirat.
"Jika kita sendiri tidak dapat menjaga kebersihan di lokasi masjid yang menjadi suatu ikon kabupaten yang terkenal dengan masjid baitus sobur ini, bagaimana kita bisa menjaga iman kita, jadi saya berharap mari kita sama-sama menumbuhkan kesadaran diri, demi bumi Ragem Sai Mangi Wawai yang sama-sama kita banggakan ini dapat menjadi kabupaten yang benar benar kita banggakan atas pembangunan dari segala sektor nya,"katanya.(Der)
Sunday, 17 June 2018
Author: jangkhar nusantara
Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.


0 komentar: