Lampung Selatan : Hujan deras mengguyur ibu kota Kabupaten Lampung Selatan, yakni Kota Kalianda dilanda banjir bandang.
Setidaknya, Delapan desa dan Dua kelurahan Ibu Kota Kalianda terkena dampak banjir tersebut, yang diperkirakan terjadi pada Selasa malam (3/4/2018).
Kepala Camat Kalianda Erdiansyah dihubungi media ini melalui pesan WhatsApp, mengatakan kerugian yang ditimbulkan akibat bencana alam tersebut belum diketahui. Pihaknya, ujar Erdiansyah, melalui tim penanggulangan bencana dari Pemkab Lampung Selatan telah mendirikan, posko pengungsian, posko kesehatan.
"Banyak kerusakan yang ditimbulkan, rumah rusak, fasilitas umum rusak (jembatan jalan rusak, red). Serta, korban jiwa 1 orang meninggal dunia," ungkapnya, Rabu (04/04).
Data yang diperoleh media ini, berikut ini desa dan kelurahan di Kecamatan Kalianda yang terkena dampak banjir bandang.
1. Desa Palembapang 15 rumah terendam, satu SDN tembok roboh, jalan rusak ruas Palembapang – Kekiling/aspal terkelupas arah dusun Pelita Dewa, tidak ada korban jiwa;
2. Desa Tajimalela 20 rumah terendam, dua rumah rusak, halaman masjid Al – Huda rusak, satu sapi mati, 10 motor rusak, satu korban luka;
3. Desa Canggu 15 rumah rusak, satu Paud rusak, satu jembatan rusak;
4. Desa Hara Banjarmanis, tiga rumah rusak ,15 rumah terendam, satu korban luka, satu jembatan rusak;
5. Desa Kedaton, satu jembatan rusak sedang;
6. Kelurahan Way Urang, empat rumah rusak, tiga korban luka, satu meninggal dunia terbawa arus banjir an. Samsul Bahri 25 thn ditemukan di Pantai Kedu, satu masih hanyut belum dtemukan an.Amir Hamzah, 30 tahun, sementar warga mengungsi di masjid komplek Regency Candi Girang dan rumah warga sekitar 50 orang;
7. Kelurahan Bumi Agung, satu rumah terendam;
8. Kelurahan kalianda, empat rumah terendam, jalan Rawa-rawa tergenang;
9. Desa Pematang, satu rumah rusak. (fitri)


0 komentar: