Lampung Selatan : Wakil bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meninjau lokasi pasar Kecamatan Natar pasca terbakar pada Sabtu malam (17/02/2018) sekitar pukul 21.00 WIB.
Dirinya mengatakan, kepada instansi terkait agar segera membersihkan puing-puing pasar yang terbakar, serta merelokasi pedagang ketempat lain tanpa dipungut biaya.
"Saya minta, kepada petugas agar segera membersihkan puing pasar yang terbakar. Serta, memindahkan pedagang ketempat lain untuk berjualan tanpa dipungut gratis," kata Nanang Ermanto yang juga menjabat Sekretaris DPC PDIP Lampung Selatan, Minggu siang (18/02/2018).
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Pasar (DP3) Qorinilwan mengungkapkan, akibat kebakaran tersebut kerugian yang diderita para pedagang maupun pemilik pasar Natar mencapai lebih dari 16 milyar rupiah.
“56 kios dan 190 hamparan habis terbakar, dengan estimasi kerugian barang dagangan senilai Rp.10,35 Milyar, adapun nilai bangunan sekitar Rp.5,8 Milyar, dan total estimasi kerugian sekitar Rp.16,18 Milyar, semoga para pedagang dikuatkan,” ujar Qorinilwan usai meninjau pasar Natar.
Dilain pihak menurut Plt. Kabid Damkar Lampung Selatan, Rully Fikriansyah menyatakan, besarnya api dan sulitnya medan membuat armada pemadam meminta bantuan kepada Damkar Bandar Lampung dan Pesawaran.
“Dari Lamsel 4 unit anggotanya 15 orang, dari kota 5 unit mobil Damkar dari Pesawaran 1 mobil Damkar. Api baru benar-benar padam sekitar pukul 05.00 Wib tadi,” ujar Rully.
Kios-kios yang terbakar menurut Rully banyak menjual pakaian dan sembako. Kerugian kebakaran yang diduga akibat konsleting listrik dari salah satu kios itu ditaksir mencapai milyaran rupiah.
"Beruntung tidak ada korban dalam musibah kebakaran terbesar di Natar tersebut," pungkasnya. (fitri)


0 komentar: