Tuesday, 29 August 2017

SMSI Lampung Gelar Workshop Verifikasi Perdana Se-Indonesia

Bandarlampung- Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) pusat Firdaus mengatakan, revolusi itu selalu memakan korban, namun nanti akan menandai siapa pahlawan dan siapa korban.

"Seperti Amin Rais dulu dianggap pahlawan, namun sekarang dianggap konyol. Tergantung kita menandai, begitu juga pada masalah yang menjebak, pengusaha itu menangkap peluang di revolusi industri. Bagaimana kita tidak terjebak, namun melompati itu," ujarnya saat 'Workshop Verifikasi Media Siber' di Bandarlampung, Selasa (29/08/2017).
 
Ketua PWI Provinsi Banten ini menceritakan, saat merantau ke Jawa menjadi Ketua PWI berkat gagasan dan mampu melompat dari revolusi.

"Ketika kita jadi personal, kita bukan siapa-siapa. Kalo sekarang ada 10 orang(media online) bisa konsisten siapa gubernurnya (pemenang Pilgub). Bagaimana memposisikan kita," imbuhnya.

Komisaris Rakyat Merdeka Online ini berujar, media siber tidak lepas dari survey, tidak melulu hanya mendapatkan iklan (income) karenanya harus berbagai peran, bagaimana menciptakan sistem yang berkaitan, contohnya 7 perusahaan memiliki buzzer, 10 perusahaan memegang survey, dan posisi berita, 1 portal punya 10 akun (medsos), artinya berkali lipat jumlah pengunjung media online, ketika buzzer berjalan dan survey mengiringi, karena media ke depan ini bisnis.
"Bisnis itu investasi dan kerja keras. Seluruh peluang harus ditangkap," ucapnya.

Ia berujar, kunci kesuksesan perusahaan ada di sumber daya manusa (SDM), SDM kata dia yang paling mahal.
"Peralatan bisa dibeli namun SDM tidak,".

Ia menuturkan, SDM yang kuat bisa memelihara perusahaan, semua pengusaha media bisa meraih kesuksesan, dikarenakan, sistem itu harus lahir dari proses, akan berbeda kultur di setiap proses, sistem dibagun dengan kultur dan mengembangkan SDM.

"Untuk jadi pengusaha kita harus menghitung (memberi), bukan kita yang dihitung," kata dia. (Rilis)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: