Dabun Gelang – Prajurit Satgas TMMD ke-99 Kodim 0113/Gayo Lues
di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten gayo Lues mempraktekkan cara
mengolah biji kopi secara tradisional bersama warga masyarakat dalam upaya
mengembangkan daya saing di bidang ekonomi kreatif. Minggu (30/7/2017)
Kasdim 0113/Gayo Lues Mayor Inf
Iman Sukoco, S.Ag selaku Wadan Satgas TMMD ke-99 mengatakan, “kegiatan tersebut
merupakan alternatif dari sasaran non fisik yaitu menghidupkan kembali tradisi
temurun tentang cara pengolahan hingga pemasaran biji kopi yang merupakan salah
satu hasil pertanian andalan Kabupaten Gayo Lues, “kata Mayor Inf Iman.
Disebutkan, selama ini masyarakat
sudah terbiasa menjual biji kopi mentah atau sekedar diolah untuk keperluan
rumah tangga sendiri, padahal bila mau lebih kreatif mengolah hingga menjadi
produk yang dikemas dengan baik tentunya akan lebih memiliki nilai ekonomi dan
menguntungkan.
Menurut Kasdim 0113/Gayo Lues,
setelah seluruh pekerjaan pembangunan sasaran fisik maupun non fisik di Desa
Badak hampir selesai, untuk memanfaatkan waktu yang ada para prajurit Satgas
TMMD ke-99 mempraktekkan cara mengolah biji kopi tradisional dengan melibatkan
warga masyarakat setempat.
"Dimulai dari pemetikan buah
kopi, penyortiran buah kopi, pengupasan kulit kopi, penjemuran biji kopi, penggorengan
biji kopi hingga penggilingan biji kopi menjadi bubuk kopi, seluruhnya
dilaksanakan secara bersama-sama dengan warga masyarakat, "ucap Mayor Inf
Iman.
Meskipun sebagian warga
masyarakat khususnya para tetua (sesepuh) sudah familiar dengan proses
tersebut, ternyata masih banyak anak muda yang belum menguasai proses
pengolahan biji kopi secara tradisional. "Keterampilan mengolah biji kopi
hingga proses pemasaran yang baik perlu dikuasai oleh generasi muda khususnya
generasi muda Desa Badak, agar kelak dapat dipergunakan untuk mencari nafkah,
"tutup Mayor Inf Iman.(IS)


0 komentar: