Wednesday, 12 July 2017

Ini Satu-Satunya Kampung dengan Moto Tersenyum di Indonesia


LAMTENG - Kampung Wates Kecamatan Bumi Ratu Nuban Kebupaten Lampung Tengah menjadi satu satunya kampung dengan moto tersenyum di kabupaten setempat , yang merespon cepat penolakan sejumlah instansi pelayan publik terhadap warga yang belum memiliki KTP elektronik saat mengurus keperluan document dan sejenisnya.

Atas penolakan tersebut sebagian warga yang memilki KTP dengan masa berlaku sampai dengan tahun 2017 , di buat pusing tujuh keliling mengingat perlunya identitas tersebut yang identik dengan segala keperluan masyarakat.

Tak ayal keadaan tersebut membentuk berbagai opini ditengah masyarakat yang lagi ramai , seolah menjadi pelengkap dari semua isu tentang carut marutnya kinerja di lingkungan dinas kependudukana dan catatan sipil kabupaten lampung tengah , prihal ada dan tiadanya blanko e_KTP saat ini.

keadaan tersebut direspon cepat oleh Uspika dan aparatur Kepemerintahan Kampung Wates Kecamatan Bumi Ratu Nuban Lampung Tengah , yang langsung melakukan sosialisasi kepada warga di Balai Kampung kampung setempat (11/07/2017) , dengan membagikan selebara copyan surat edaran mendagri nomor : 240 / 206 / SJ tahun 2016 , prihal perubahan peraturan KTP elektronik yang diterbitkan tahun 2011 dengan masa berlakunya seumur hidup , sehingga tidak perlu diperpanjang masa berlakunya.

Menurut kepala Kampung Wates Wahyu bintoro diruang kerjanya (11/07/2017), atas penolakan sejumlah instansi pelayanan publik sebelumnya pernah disampaikan kepada dinas terkait , namun kenyataanya masih banyak warga yang mengeluh akibat instansi yang belum membaca surat edaran mendagri tersebut.

 “ jadi saya berharap agar dinas kependudukan dan catatan sipil lampung tengah , agar segera malakukan sosialisasi terhadap seluruh instansi pelayanan public agar tak adalagi masyarakat yang dirugikan  “ tegas Wahyu yang menyayangkan lambanya kinerja dinas terkait.

Sementara Muhammad Saleh selaku Camat setempat menegaskan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi ketengah masyarakat dengan melibatkan seluruh aparatur kampung beserta perangkatnya sebagai jawaban dari keresahan masyarakat atas ulah sejumlah instansi pelayanan punbik yang sempat mengalami gagal faham “ sya akan mengajak seluruh kakam untuk menggerakan perangkatnya melakukan sosialisasi ke masyarakat “pungkasnya.

Warga sendiri yang memiliki KTP masa berlakunya tahun 2017 mengaku sebelumnya tidak mengetahui tentang surat edaran tersebut. “ ya kami kira memang harus diperpanjang karena KTP saya mati tahun ini , tapi katanya sekarang blankonya lagi kosong , tapi ada temen yang ngomong blakonya asal ada duit “ ujar lilies salah satu warga setempat yang ikut dalam acara yang di rangkai dengan halal bihalal serta pengajian rutin muslim Cahaya Nurani.(sly)



SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: