Thursday, 20 July 2017

Arinal: Kita Sangat Tergantung dengan Importir

BANDAR MATARAM,-Bakal calon gubenur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi tiba di lokasi pagelaran wayang semalam suntuk di Kampung Karya Makmur SP 1, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah pada Kamis Juli 2017 mengaku sangat mengenal Kampung Karya Makmur SP 1, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah.

“Saya mengenal dan pernah menbuat program di register 47 dengan membuat tanaman bernilai ekonomis dan berfungsi ekologis,’ ujar Arinal.

Arinal pun sempat mengucapkan minal aidin wafaizin karena masih dalam suasana lahir batin. Dalam kesempatan itu, Arinal juga mengenalkan Ki Enthus Susmono yang merupakan dalang terkenal.

“Kita harus dengarkan baik-baik pertunukan beliau. Mendatangkan beliau ini sangat sulit, tetapi saya berhasil membujuknya,” kata dia.

Arinal pun mengulas soal tiga kabupaten Lampura, selatan dan tengah yang saat ini sudah menjadi 15 kabupaten/kota. Tahun 1970 Lampung meberikan kontribusi besar pangan nasional.

Lampung Tengah adalah lumbung pangan dikuti Lampung Selatan dan Lampung Utara . Namun meski sudah pecah beberapa wilayah, Lamteng masih bertahan di tingkat nasional.

“Kita masih 7 besar dan tahun 91 kita swasembada pangan yang diawali Lampung Tengah,” kata Arinal.

Arinal menyatakan bahwa dirinya merupakan anak petani dan sangat kenal soal pertanian. Arinal mengatakan bahwa situasi pangan terpuruk seperti harga singkong, jagung merosot. Tetapi bangsa Indonesia gemar sekali impor, inilah yang membuat bangsa Indonesia menggunakan dana dana yang seharusnya tidak perlu terjadi.

“ Ini akibat penggunaan kekayaan Indonesia yang berpengaruh pada kemampuan petani menderita dan yang diuntungkan importir. Maka dari itu Lampung jangan ada di posisi itu. Dan Lampung khususnya Lamteng merupakan komoditi singkong terbesar di Indonesia. Bagaimana membangkitkan itu, yakni harus mandiri dengan menjadi industri.

“Untuk mewujudkan itu saya harus jadi gubernur, mau saya jadi gubernur”. Saya utamakan kepentingan rakyat dan ucapan saya ini dengar oleh Allah SWT dan juga didengar rakyat, maka saya tidak menzolimi. (r)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: