Status 72 Desa Tertinggal di Lamtim, Bappeda dan DPMPD Tidak Sejalan
Lampung Timur : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Lampung Timur tegaskan hanya tinggal beberapa desa di Lamtim yang masih masuk dalam kategori desa tertinggal sejak tahun 2010 silam.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Sosial dan Budaya (Sosbud) BAPPEDA Lamtim Endang Saputra di ruang kerjanya, Selasa (10/05/2017) mengatakan bahwa hasil pendataan terakhir (2010) yang dilakukan oleh Kantor Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) sudah dilakukan penanganan terhadap sejumlah desa di Lamtim yang masuk kedalam kategori desa tertinggal.
" Pada saat itu KPDT melakukan pendataan di tahun 2010 dan sudah terentaskan, memang masih ada beberapa desa yang masuk ke dalam kategori tersebut. Artinya sudah tidak banyak lagi, hanya ada beberapa desa di Lampung Timur yang masih tertinggal," jelas Endang.
Ia menjelaskan, Desa yang masuk kategori tertinggal terbanyak pada tahun 2005-2006 yang mencapai ratusan desa. Jika saat ini memang mencapai angka 72 desa tertinggal itu tidak benar.
"Jamannya Satono (Mantan Bupati Lamtim) mencapai seratus lebih desa di Lampung Timur yang masih masuk kedalam kategori desa tertinggal. untuk saat ini saya rasa sudah tidak mencapai 72 desa,"ucapnya.
Endang menambahkan, untuk masalah ini Dinas Pemberdayaan Masyrakat Pemerintah Desa (DPMPD) Lamtim yang lebih mengetahui data desa tertinggal, karena menurutnya masalah ini bagiannya DPMPD.
Sebelumnya, Kepala DPMPD Lamtim Sahrul mengatakan, Jumlah desa teringgal tersebut didapatnya dari pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Lamtim. Akan tetapi, Sahrul belum dapat menjelaskan desa mana saja yang masuk ke dalam 72 desa teringgal dikarenakan pihak BAPPEDA belum memberikan rincian secara rill.
"Informasi yang saya dapat dari pihak BAPPEDA ada 72 desa yang masih tertinggal. Tapi setelah saya minta data desa mana saja yang tertinggal, hingga saat ini pihak BAPPEDA belum memberikan rinciannya,"jelas Sahrul.
Ia melanjutkan, Sebanyak 72 desa tertinggal untuk tahun ini hanya ada 4 desa yang menerima kucuran dana Gerbang Saburai dari pemerintah Provinsi Lampung. Sehingga pihaknya ke depan akan mengupayakan penambahan kuota bantuan GS kepada pemerintah Provinsi untuk desa tertinggal.
"Untuk kedepan akan kita ajukan penambahan Kuota ke pemerintah provinsi supaya desa terringgal lainnya memdapatka Bantuan dana GS tersebut,"ucapnya..(dra)


0 komentar: