Lampung Timur : Satuan Polres Lampung timur ikut serta membantu mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar di kabupaten Lampung Timur menjelang bulan Suci Rhamdan. Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi Kapolri yang meminta setiap kepolisian di daerah ikut serta memantau kenaikan hara sembako di pasar.
Kapolres Lampung Timur AKBP Harseno mengatakan, pihaknya akan mengikuti perkembangan harga kebutuhan poko dengan berkordinasi dengan pihak terkait yang ada di Kabupaten Lampung Timur. Ini dilakukan agar masyrakat setempat tidak merasa di beratkan dalam urusan memenuhi kebutuhan sembako menjelang bulan puasa yang akan datang.
"Kita akan melakukan kerja sama dengan pihak yang berkaitan, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pasar Lampung Timur untuk menghindari melonjaknya harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar yang ada di kabupaten setempat,"ucap AKBP Harseno diruang kerjanya, Kamis (04/05/2017).
Selain itu, AKBP Harseno menjelaskan bahwa pihaknya juga akan melakukan analisa terhadap kondisi harga di produsen (petani) , pasar dan Konsumen. Jika terbukti harga kebutuhan pokok ini di jual dengan harga yang tidak sesuai, dan adanya indikasi permainan oknum tengkulak maka akan di tindak lanjuti.
"Tentunya Tim kita akan melakukan analisa terkait harga kebutuhan pokok di pasar untuk mengetahui harga jual mulai dari produsen hingga sampai ke tangan konsumen. Yang di khawatirkan bila harga kebutuhan poko dari produsen di beli murah lalu di jual kembali oleh pedagang di pasar ke masyrakat dengan harga yang sangat tinggi, maka yang terjadi produsen menangis, masyrakat tercekik dengan harga kebutuhan pokok yang mahal. Bila terjadi seperti ini berarti ada sesuatu yang salah dan ada tengkulak yang bermain, jadi ini yang akan di pidanakan atau diberikan hukum administrasi sesuai dengan undang undang yang berlaku,"tegasnya.
AKBP Harseno menambahkan, Sementara untuk kasus penimbunan kebutuhan pokok di Lampung Timur terbilang minim, mengingat Lamtim merupakan daerah yang mampu menyuplai kebutuhan pokok ke luar daerah lain.
"Saya rasa kalau masalah penimbunan bahan makanan di Lamtim sangat kecil akan terjadi, karena Lamtim ini merupakan daerah Surplus. Daerah yang mampu menjual hasil pertaniannya ke wilayah lain,"pungkasnya.
Ditempat terpisah, Kepala Dinas Perindag Lampung Timur Rosdi menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan harga di sembilan pasar tradisonal, agar harga kebutuhan pokok di pasar tetap setabil menjelang bulan puasa hingga hari raya idul fitri.
Kesembilan pasar yang telah dilakukan pemantauan oleh pihak Perindag Lamtim yaitu, pasar Sukadana, Pekalongan, Purbolinggo, Sekampung, Raman Utara, Jepara, Melinting, Sribawono dan Labuhan Ratu.
"Kita terus melakukan pengawasan di sembilan pasar tradisional yang ada di Lampung Timur dan hingg kini masih dalam keadaan kondusif,"singkatnya.(dra)


0 komentar: