Lampung Tengah : Menjelang bulan suci ramadhan yang jatuh pada akhir bulan mei 2017 sejumlah harga bahan pokok dipasar tradisional lampung tengah , mulai mengalami kenaikan sejak lima hari terahir .
Seperti bawang putih yang sebelumnya dijual dengan harga 25.000 rupiah perkilogram kini meroket hingga 46.000 rupiah perkilogram , menurut Mujiman salah satu pedagang di pasar tradisional gotong royong terbanggi subing kecamatan gunung sugih kabupaten lampung tengah (05/05/2017), kenaikan harga tersebut di sebabkan oleh terlambatnya pasokan dari tengkulak ke para pedagang , akibat bawang putih saat ini yang mulai mengalami kekosongan.
“ udah lima hari ini mas bawang putih langka , ya terpaksa kami harus naikin harga karena sulit cari barang “ ujar Mujiman .
Kenaikan harga yang cukup fantastis juga terjadi dengan telur ayam , yang setiap hari mengalami perubahan harga dipasaran , menurut umi kalsum pedagang telur ayam mengaku jika saat ini omsetnya mengalami penurun karena daya beli masyarakat yang menurun.
“ kalo untuk harga telur ini sudah lima hari naik terus harganya sampe 700 , jadi masyarakat gak mau beli mas , ya ahirnya omset kami yang merosot , “ terang umi yang juga menjelaskan kenaikan harga tersebut kanikan harga pakan ayam dan berbagai faktor lapangan.
untuk itu warga berharap agar pemerintah segera mengambil langkah yang tepat untuk mengatasi hal tersebut , karena di prediksi harga sejumlah bahan pokok lainya akan terus melambung hingga hari perayaan idul fitri mendatang.
“ kami berharap kepada pemerintah untuk bisa menstabilkan harga bahan pokok , karena kasian dengan pembeli mana harga singkong murah kan mas tau sendiri “ harap kenok salah satu warga terbanggi subing yang sedang belanja di pasar terkait.(saly)


0 komentar: