Tuesday, 9 May 2017

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako, Pemkab Lamtim Gelar Operasi Pasar


Lampung Timur : Mengantisipasi lonjakan harga sembako menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur akan menggelar Operasi Pasar (OP) dan menggelar pasar murah di 9 kecamatan serta membentuk tim pengendalai harga.

Staf Ahli Bupati Lamtim Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, David Arisandi mengatakan, dari pemantauan tim perekonomian di beberapa pasar daerah, terdapat beberapa harga kebutuhan pokok mulai naik. Diantaranya kecamatan Pekalongan, Sukadana, Wayjepara dan Labuhanmaringgai mulai menampakkan kenaikan harga lebih dari 10 persen.

"Untuk itu, agar harga kebutuhan pokok tetap stabil seperti yang diharapkan pemerintah pusat, Pemkab Lamtim akan segera melakukan operasi pasar di beberapa kecamatan. Namun, dalam waktu dekat Pemkab Lamtim terlebih dahulu akan melaksanakan pasar murah yang sudah di programkn Dinas Perindustrian dan Perdagangan di 9 kecamatan," jelas David Arisandi usai melakukan pertemuan dengan Polres Lamtim, PPI, Bulog di ruang asisten II Sekretariat Kabupaten Lamtim, Selasa (09/05/2017).

Ia melanjutkan, Pasar murah akan dilaksanakan pada pekan depan, langkah ini untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasar dan akan dilanjutkan dengan Operasi pasar pada awal puasa untuk menekan agar tidak terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat.

Dalam hal ini, lanjutnya, sesuai dengan instruksi presiden untuk melakukan pengawasan dan menstabilkan harga kebutuhan pokok menjelang puasa dan lebaran, Pemkab Lamtim akan membentuk Tim dengan pihak terkait untuk pengawasan harga kebutuhan pokok di pasar.

"Hasil pertemuan dengan Perusahan Perdagangan Indonesia (PPI), Bulog, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Polres Lamtim, akan dibentuk Tim Pengendalian harga kebutuhan pokok. Dan Tim ini akan bekerja melakukan pengawasan dari tingkat distribusi hingga ke pedagang sehingga akan di ketahui penyebab terjadinya lonjakan harga. Sedangkan dari Bulog mengaku ketersedian stok beras mencukupi, termasuk dari PPI yang menyatakan kebutuhan sembako cukup,"jelasnya.

Ia menambahkan, Penyebab naiknya harga kebutuhan pokok secara pasti belum diketahui, banyak factor yang menyebabkan harga kebutuhan pokok naik, seperti kekhawatiran masyarakat akan terjadi lonjakan harga sehingga warga membeli kebutuhan pokok lebih awal dengan jumlah banyak sehingga ketersediaan barang terbatas, selain itu ada pula disebabkan oleh jalur distribusi.(dra)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: