BANDARLAMPUNG : Untk lebih mengintensifkan kegiatan pramuka
di perguruan tinggi se-provinsi Lampung, Kwarda Gerakan pramuka Lampung, mengadakan
Temu Pembina Perguruan Tinggi di Komplek Kwarda Lampung, Kamis (24/3/2016).
" Kita bangga bahwa Kamabida ( gubernur, red) kita
adalah orang pramuka. Pak gubernur berharap pramuka lebih bagus dan berperan
menyikapi persoalan bangsa,” kata Ka Ka Kwarda Lampung Idrus Effendi dalam
sambutannya.
Ka Kwarda mengatakan, Trisatya dan dasa darma benar benar
harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Perlunya pembentukan sikap dan
mental anggota pramuka. Disamping itu juga pramuka punya rencana besar utk
pembinaan generasi muda.
“ Tapi ini belum maksimal seperti contoh di tingkat perguruan
tinggi," kata Ka Kwarda seraya mengatakan pramuka harus menjadi solusi dan
menjadi leader dalam pembentukan karakter generasi muda,” kata dia.
Ka kwarda juga menyampaikan pesan kamabida bahwa pramuka Lampung
harus solid dan menjadi contoh serta dapat mengatasi persoalan-persoalan
bangsa.
" Inilah makanya kami ingin bersilatrurahmi dengan kakak-kaka
sekalian sehingga nanti akan kita temukan regulasi-regulasi apa yang akan
dihasilkan nantinya terhadap gudep perti," ujar Ka Kwarda.
Kegiatan temu pembina perguruan tinggi ini juga dihadiri
Waka Binawasa, Abdullah RM, Sekretaris Kwarda Lampung, Mubasit, Kapusdiklatda M
Afif Ansori serta peserta dari Perguruan Tinggi se-Lampung.
Diketahui bahwa perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan
dapat membentuk gugus depan yang berbasis satuan pendidikan, sebagaimana
diterapkan dalam Pasal 21 Undang-undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan
Pramuka bahw gugu depan berbasis satuan pendidikan dan gugus depan berbasis
komunitas. ( r )

