Showing posts with label internasional. Show all posts
Showing posts with label internasional. Show all posts

Saturday, 8 December 2018

KBRI Kroasia akan Jajakkan Berbagai Produk Lampung Melalui Pameran dan Festival

KBRI Kroasia akan Jajakkan Berbagai Produk Lampung Melalui Pameran dan Festival

Bandar Lampung (JL) – Dalam pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Kroasia, Sjachroedin ZP, Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menerangkan Provinsi Lampung memiliki banyak potensi produk yang mampu diekspor ke Eropa, khususnya Kroasia.
Beberapa produk yang dipasarkan diantaranya kopi, sawit, nenas, karet, dan produk unggulan lainnya.
“Berbagai upaya dalam peningkatan pembangunan di Provinsi Lampung dan banyaknya peluang potensi ekspor produk Lampung akan terus didukung, termasuk ekspor produk dari Lampung ke Eropa khususnya Kroasia. Hal itu sebagai upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan Lampung,” ujar Ridho, di Kompleks Kantor Gubernur Lampung, di Bandar Lampung, Jum’at 07 Desember 2018.
Sementara, Menurut Bagian Perekonomian KBRI Kroasia, Elbanita Ruru, produk Lampung memiliki potensi besar untuk dapat masuk ke Kroasia, khususnya kopi.
“Masyarakat Kroasia merupakan pecinta kopi, karena setiap hari mereka mengonsumsi kopi. Robusta Lampung memiliki peluang besar untuk masuk ke Kroasia,” jelas Elbanita.
Tidak hanya Kopi, Elbanita menjelaskan KBRI Kroasia akan menjajakkan berbagai produk Lampung melalui pameran dan festival.
“Untuk itu para pelaku usaha dan satker terkait diharapkan dapat langsung ke Kroasia dalam mengikuti kegiatan festival seperti pameran Place2Go dan pameran kopi Zagreb. Melalui kegiatan tersebut, nanti akan diadakan bisnis forum dengan mengundang pengusaha dari Kroasia, dengan harapan adanya kerja sama perdagangan Lampung-Kroasia,” kata dia. (*)

Wednesday, 7 November 2018

Ridho Paparkan Potensi Agroindustri di Berlin

Ridho Paparkan Potensi Agroindustri di Berlin

BERLIN (JL)– Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo melakukan kunjungan kerja ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin, Jerman. Rombongan bertemu Minister Consellor Kedutaan, Prasetyo Hadi.

Dalam paparannya, Ridho menyampaikan potensi Lampung yang sangat besar di bidang agroindustri. “Kita sedang mengupayakan pengembangan industri dengan harapan mendapatkan bantuan alih teknologi dari Jerman,” kata Gubernur Ridho, di Berlin, Minggu (4/11/2018).

Pengembangan agroindustri ini, kata Gubernur, terkait penguasaan teknologi untuk anak-anak Lampung. Gubernur berharap lewat kemajuan yang dicapai, ke depan anak-anak Lampung dapat menjadi tuan rumah di wilayahnya.

Pada kunjungan diplomatik itu, Gubernur juga memaparkan pengembangan pariwisata. “Kita berharap ada kerja sama agar lebih banyak wisatawan Jerman datang ke Lampung. Kemudian, peningkatan perdagangan agar semakin banyak produk unggulan Lampung terserap pasar Eropa, khususnya Jerman,” kata Ridho.

Gubernur juga menyampaikan setiap provinsi diberikan kesempatan menjadi ikon pada sebuah ekspo Hannover Messe secara bergantian. Kesempatan itu untuk promosi produk unggulan daerah dan destinasi pariwisata.

Menanggapi hal itu, Prasetyo Hadi mengatakan selama ini kerja sama Jerman dan Indonesia untuk peningatkan kompetensi sumber daya manusia yakni Balai Latihan Kerja (BLK). “Ada dana 2 juta Euro dana Kadin Jerman untuk mengembangkan pendidikan di Jakarta, melalui pembinaan sekolah kejuruan. Salah satunya SMKN 26 Jakarta,” kata Prasetyo Hadi.

Selain itu, melalui Direktorat Pembinaan SMK Kejuruan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, siswa SMKN 26 Rawamangun Jakarta siswanya magang di perusahaan Jerman seperti Siemens dan Mercedes Benz. Beberapa siswa mendapat kesempatan bekerja di perushaan tersebut setelah lulus.

“Sekolah kejuruan di Jerman menerapkan 60% pembelajaran di luar kelas melalui praktek di perusahaan dan 40% pembelajaran di kelas,” kata Prasetyo.

Dia mengatakan dalam waktu dekat kerja sama Jerman dan Indonesia akan mengadakan showcase industri 4.0 terbesar di Indonesia. Panitia akan berkunjung ke 34 provinsi untuk penilaian dan setiap provinsi dapat menjadi ikon pada acara tersebut.

Kedutaan Jerman memastikan Lampung menjadi kota pertama roadshow itu. “Indonesia akan menjadi country partner dan menjadi salah satu icon provinsi pada acara promo industri terbesar tersebut,” kata Prasetyo. (Humas Prov Lampung)

Sunday, 30 September 2018

SMSI Lampung Akan Galang Dana Bantuan Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala

SMSI Lampung Akan Galang Dana Bantuan Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala



Bandar Lampung (JL) - Serikat media siber indonesia (SMSI) Provinsi Lampung ucapkan duka mendalam pada korban gempa magnitudo berkekuatan 7,4 SR yang di sertai Tsunami yang menimpa saudara kita di Donggala dan Palu, Sulawesi tengah pada jum'at sore sekira pukul 17.02 Wita (28/09/2018) lalu.

Gempa dasyat dengan mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia dan ribuan lainya mengalami luka-luka menjadi sorotan dunia, tak terkecuali organisasi pemilik media siber SMSI Lampung. Ucapan belasungkawa dan duka cita serta dukungan moril itu disampaikan langsung oleh Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan mewakili seluruh anggota dan pengurus.

"Kita ucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada para korban, baik yang gugur maupun yang mengalami luka-luka, begitu juga pada keluarga korban yang  mengalami kerugian material akibat gempa, semoga selalu di beri kesabaran dan kekuatan, "Katanya, Minggu (30/09/2018).

Tak hanya memberikan dukungan moril, SMSI Lampung juga berencana menghimpun dana dari para anggota dan para pihak yang ingin menyalurkan bantuan untuk diberikan kepada para korban di babarapa kecamatan dan daerah di Sulawesi Tengah, terutama Donggala dan Palu.

"Kita akan menghimpun dana bantuan, jadi kepada para anggota, pihak swasta, BUMN maupun stake holder dan pemerintahan yang berkenan memberikan sumbangan berupa uang dan lainya kami siap memfasilitasi dengan menyediakan dan membuka rekening bersama (rekber) untuk penyaluran bantuan,"Jelasnya.

Lebih lanjut mantan anggota DPRD Lampung masa bakti 2009-2014 itu menerangkan, beberapa agenda itu akan dibahas dalam rapat yang akan diselenggarakan di sekretariat SMSI Lampung pada rabu, (03/10/2018) mendatang.

"Kita rapat yah rabu nanti, adapun pembahasanya ialah bagaimana teknis penyaluran bantuan, pengumpulan bantuan termasuk penentuan rekening bersama pray to Donggala dan Palu,"Tutupnya.

Diketahui, gempa bermagnitudo berkekuatan 7,4 menimpa sulawesi tengah, akibat gempa dan Tsunami itu ratusan orang meninggal dunia dan ribuan lainya mengalami luka-luka, tak hanya itu gempa dan tsunami berdampak parah dengan terlihatnya luluh lantah puing-puing bangunan tersisa.(/RLS SMSI)

Saturday, 22 September 2018

Parosil Lepas Peserta Fun Bike Gowes Liwa 2018

Parosil Lepas Peserta Fun Bike Gowes Liwa 2018

Lambar - Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus melepas Sepeda Santai (Fun Bike) Gowes Liwa 2018 yang mengambil start di Jalur Kompleks Perkantoran Pemda dan Finish di Kawasan Sekuting Terpadu Kecamatan Balik Bukit, Sabtu (22/09).

Pelepasan di awali peserta fun bike oleh Parosil dengan mengangkat bendera start. Kemudian berlanjut di ikuti oleh peserta gowes oleh Wakil Bupati Lambar Drs. Mad Hasnurin, Sekda Lambar Akmal Abdul Nasir, Dandim 0422 Letkol. Kav. Adri Nurcahyo, Kapolres AKBP Tri Suhartanto dan sejumlah kepala OPD, serta diikuti ratusan peserta yang ikut serta dalam sepeda santai tersebut untuk memperebutkan sejumlah Door prize.
 
Setelah finish di Kawasan Sekuting Terpadu, Bupati dan Wabup serta Forkompinda mengikuti senam maumere di panggung Utama Liwa Fair.

Dalam sambutannya Bupati Lambar menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu acara dalam rangkain HUT Lambar Ke 27 dan hal ini untuk memberikan ruang bagi pecinta sepeda di Lambar untuk ikut berpartisipasi.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta sepeda santai yang sudah ikut berpartisiapasi, saya juga Mengajak kepada seluruh peserta untuk tertib menghormati pengguna jalan lainnya, tidak kebut- kebutan dan harus menjaga kebersihan dengan tidak buang sampah sembarangan", singkatnya.
(Fb)

Saturday, 4 August 2018

Menkes RI Tunda Pelaksanaan Vaksin MR Bagi Masyarakat Muslim

Menkes RI Tunda Pelaksanaan Vaksin MR Bagi Masyarakat Muslim

Jakarta (JL) --Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan pertemuan dengan Ketua Umum dan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), di lantai 2 Kantor MUI Jl. Proklamasi Jakarta, Jumat (3/8/ 2018). Pertemuan ini merupakan inisiasi kedua belah pihak, sebagai komitmen untuk menjamin kesehatan masyarakat dan menjamin hak beragama.
Dikutif dari warta 9,Sekretaris Komisi Fatwa MUI, dalam siaran persnya Jumat menyampaikan hasil pertemuan silaturrahmi Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin dan Menkes RI Nila F Moeloek mengenai penggunaan Vaksin MR produk SII untuk program Imunisasi MR, memutuskan Kemenkes menunda pelaksanaan Imunisasi MR hingga ada kejelasan dari produsen dan Fatwa MUI.
1. Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) melaksanakan silaturrahim dan pertemuan dengan Pimpinan MUI untuk konsultasi keagamaan dan permohonan fatwa tentang imunisasi MR yang diprogramkan Pemerintah. Pertemuan dilaksanakan pada Jumat (3/8/2018), usai Shalat Jumat, di lantai 2 Kantor MUI Jl. Proklamasi Jakarta mulai pukul 13.15 Wib – 14.45 Wib. Pertemuan ini merupakan inisiasi kedua belah pihak sebagai komitmen untuk menjamin kesehatan masyarakat dan menjamin hak beragama. Kemenkes mengajukan surat permohonan konsultasi keagamaan tanggal 24 Juli 2018, dan MUI bersurat kepada Menkes pada 25 Juli 2018.
2. Dalam pertemuan tersebut, hadir dari MUI Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin, wakil ketua umum, beberpa ketua dan wakil sekjen MUI, Direktur dan bbrpa wakil direktur LPPOM MUI, serta Sekretaris, bbrpa wakil sekretaris dan anggota Komisi Fatwa. Sementara dari Kemenkes, hadir Menkes Ibu Nila Muluk, Dirjen P2P, Staf Ahli, serta Dirut PT. Biofarma selaku importir vaksin MR yang digunakan u program imunisasi MR. Rapat dipandu oleh Direktur LPPOM dan diberikan arahan langsung Ketua Umum MUI.
3. Dalam pertemuan tersebut, MUI sesuai Fatwa Nomor 4/2016 menjelaskan: (i) Imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu. (ii) Vaksin untuk imunisasi wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci. (iii) Penggunaan vaksin imunisasi yang berbahan haram dan/atau najis hukumnya haram. (iv) Imunisasi dengan vaksin yang haram dan/atau najis tidak dibolehkan
kecuali:
a. digunakan pada kondisi al-dlarurat atau al-hajat; b. belum ditemukan bahan vaksin yang halal dan suci; dan c. adanya keterangan tenaga medis yang kompeten dan dipercaya bahwa tidak ada vaksin yang halal.
4. Dalam forum tersebut dijelaskan mengenai permasalahan yang muncul untuk memperoleh jalan keluar, di antaranya: a. Produk vaksin MR belum dimohonkan sertifikasi halal, sehingga belum ada pemeriksaan. Dengan demikian tidak bisa dikatakan bahwa vaksin yg diproduksi Serum Institut of India (SII) tersebut halal atau haram. Kemenkes berkomitmen untuk memperhatikan aspek keagamaan dalam pelaksanaan imunisasi MR dengan konsultasi dan peemhonan fatwa. b. Adanya keresahan masyarakat mengenai kesimpangsiuran informasi tentang kehalalan perlu segera direspon secara bijak dan agar ada kepastian serta ada panduan keagamaan yang tepat.
5. Beberpa kesepakatan yang menjadi hasil pertemuan adalah: a Menkes dan Dirut PT Biofarma sebagai importir vaksin MR produksi SII berkomitmen untuk segera mengajukan sertifikasi halal atas produk vaksin MR dan permohonan fatwa tentang pelaksanaan imunisasi MR.
b. Menkes RI atas nama negara mengirim surat ke SII untuk memberikan dokumen terkait bahan-bahan produksi vaksin dan akses untuk auditing guna pemeriksaan halal.
c. Komisi Fatwa, atas permintaan Kemkes akan segera membahas dan menetapkan fatwa tentang imunisasi MR dengan menggunakan vaksin MR produk SII dalam waktu secepatnya.
d. Menkes RI menunda pelaksanaan imunisasi MR bagi masyarakat muslim sampai ada kejelasan hasil pemeriksaan dari produsen dan ditetapkan fatwa MUI. Sementara untuk masyarakat yang tidak memiliki keterikatan tentang kehalalan/kebolehan secara syar’i, tetap dilaksanakan. (r).

Friday, 29 June 2018

Demokrasi Lampung Di Tubir Jurang

Demokrasi Lampung Di Tubir Jurang

BANDARLAMPUNG  (JL) -- Ketua tim pemenangan paslon nomor urut 1 dan paslon nomor urut 2, resmi melaporkan  dugaan pelanggaran pidana money politik Paslon Arinal- Nunik ke Bawaslu Lampung, tepat pukul 23.54 WIB.  Dugaan pelanggaran pidana Money Politik yang dilakukan paslon nomor 3 secara Terstruktur Sistematis Masif (TSM). 

Fajrun Najjah Ahmad ketua tim pemenangan paslon nomor urut 1 mengatakan, kedatangan kami ke Bawaslu ingin menegakan pilgub Lampung bersih. Sebagaimana iklan bawaslu perang terhadap politik uang.

"Kita datang kesini untuk melakukan gugatan, dugaan tindakan pidana Pilgub Lampung dilakukan secara TSM oleh paslon no 3," kata Fajar-sapaan akrab ketua tim pemenangan paslon 1, Rabu (27/6/2018).

Menurut Fajar, politik uang sangat mencederai proses demokrasi pilgub Lampung. Padahal saat ini pemerintah sedang menggalakkan pilkada serentak bersih tanpa politik uang.

"Dugaan politik uang yang dilakukan oleh Paslon 3 ini telah mencedrai proses demokrasi di pilgub Lampung," jelas dia.

Sementara itu, Watoni Noerdin ketua tim pemenangan paslon 2 Herman-Sutono mengatakan, kedatangan ia dengan tim pemenangan paslon satu di Bawaslu untuk menciptakan pilgub bersih tanpa politik uang.

"Kedatangan kami ke Bawaslu, untuk menggugat dugaa  politik uang yang dilakukan paslon 3. Kita inginkan terwujudnya pilgub Lampung tanpa politik uang," kata Watoni.

Kedua tim pemenangan ini sama-sama berharap, Bawaslu berani memberikan sangsi tegas berupa pembatalan Paslon 3 dari kandidat paslon di pilgub Lampung.

"Kita berharap, Bawaslu memberikan sangsi tegas kepada paslon 3. Sebagai mana yang sering di gaungkan oleh Bawaslu, politik uang dapat batalkan paslon. Demi terciptanya pilgub bersih tanpa politik uang," kata dia.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Lampung, Fathikatul Khoiriah mengatakan, untuk laporan dugaan pelanggaran TSM, sesuai aturan tidak boleh lewat jam 12 malam hari pencoblosan.

"Laporan TSM ini kami terima karena laporanya belum lewat jam 12 malam. Untuk berkas yang belum lengkap ada waktu tiga hari untuk melengkapinya," kata dia. 

Diketahui tim pemenangan Ridho-Bachtiar menyerahkan kuasa hukum pada Ahmad Handoko, M Ridho, dan rekan. Kemudian paslon dua Lenistan Neinggolan dan rekan.(r) 

Monday, 25 June 2018

Gunung Anak Krakatau Meletus,  Kolom Abu Capai 1000 Meter

Gunung Anak Krakatau Meletus, Kolom Abu Capai 1000 Meter

Lampung Selatan – Gunung Anak Krakatau (GAK), Lampung meletus pada Senin (25/6/2018) sekira pukul 07.14 WIB. Saat ini status GAK masih waspada.

Berdasarkan press release dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM, erupsi terpantau pada tinggi kolom abu teramati sekira 1.000 meter di atas puncak (± 1.305 meter di atas permukaan laut).

Kolom abu berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 milimeter dan durasi kurang lebih 45 detik.

Kepala Pos Pemantauan GAK Lampung, Andi Suwardi, membenarkan terjadinya letusan.

"Ada letusan tadi pagi, tapi untuk gempa kemarin yaitu gempa vulkanik. Tidak ada skala richter, kita di sini tidak merasakan getarannya,” paparnya kepada rilislampung.id, Senin (25/6/2018).

Untuk saat ini menurut dia yang terancam adalah pulau kosong di sekitarnya akibat dampak letusan.

Dia menuturkan, saat terjadinya erupsi tidak terlihat secara visual lantaran kabut tebal. Yang bisa melihat dengan jelas dari Provinsi Banten.

Disinggung prediksi letusan susulan, Andi mengaku pihaknya terus memantau. Namun ia berharap tidak ada letusan susulan.

Ia mengimbau kepada masyarakat tidak mendekati GAK yang tengah menyandang status level II (waspada).

"Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 1 kilometer dari kawah," tandasnya. (*)

Thursday, 26 April 2018

Ini Sosok Rhendra Kurniawan Diduga Penghina Rasulullah SAW

Ini Sosok Rhendra Kurniawan Diduga Penghina Rasulullah SAW

SIDOARJO,- Pemilik akun facebook Rhendra kurniawan yang tercatat di KTP beralamat Perum Puri Surya Taman Paris Blok 3 No 33 Gedangan Kab. Sidoarjo mendadak terkenal Karil 2018.
Pria yang mempunyai ID Card Program Pasca Sarjana Universitas Narotama Surabaya Jurusan Ilmu Hukum itu mengunggah postingan dalam lama facebooknya yang berisi kata tidak patut diucapkan.
Seperti diberitakan www.wartajatim.com, pria bertubuh agak tambun itu menghina para Syaikh itu biasa memberkkan pitutur itu sebagai setan, “syekhtan”.
Dia barusan mengaku barusan ketemu sama saudaranya yang bergelar syaikh yang dianggap goblok dan bahlul (bodoh) dalam istilah Bahasa Arab.
Tidak hanya itu, dalam postingan Rhendra yang diunggah sambil mengemudi dan dibelakangnya tampak terlihat seperti ada dua penumpang perempuan berjilbab itu juga menghina Nabi Muhammad SAW.
Nabi Muhammad SAW dibilang oleh Rhendra sebagai sebagai pelakor, ngomongnya dibijak-bijak dan tidak ada namanya wanita itu mau di poligami dan kalimat tidak lainnya di ucapkan oleh Rhendra.
Postingan Rhendra ini juga mengundang kecaman beragam dari netizen atau pengguna media sosial. Postingan Rhendra juga dibagikan di berbagai laman branda komunitas yang ada di medsos dan mendapat ribuan komentar dari pemilik akun di facebook.
Informasi yang digali wartajatim di media sosial, sampai kini postingan Rhendra itu terus dibagikan oleh netizen lain agar yang bersangkutan di tangkap dan diproses hukum.(net/)

Wednesday, 25 April 2018

Bangun Rumah Bagi Nelayan, Presiden: Agar Kehidupan Mereka Lebih Baik

Bangun Rumah Bagi Nelayan, Presiden: Agar Kehidupan Mereka Lebih Baik

Pangandaran--(JL) Sebelum meninggalkan Kabupaten Pangandaran untuk kembali ke Jakarta, Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pembangunan rumah khusus nelayan di Desa Prapat, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Dalam beberapa tahun terakhir ini, pemerintah membangun sebanyak 204 unit rumah yang disediakan bagi para nelayan yang berada di Kabupaten Pangandaran.

"Ingin memperbanyak tapi lahannya belum ada. Ini tugasnya Pak Bupati dan Pak Gubernur (mencari). Kalau ada kita akan bangun perumahan untuk nelayan yang seperti ini yang kita harapkan lingkungannya baik, ke tempat kerja hanya sekitar 2 kilometer," ujar Presiden di lokasi pada Selasa, 24 April 2018.

Presiden sekaligus memastikan bahwa pembangunan perumahan khusus nelayan serupa itu tidak hanya dilakukan di Pangandaran saja. Ke depannya, nelayan di daerah-daerah lainnya juga akan berkesempatan untuk memperoleh akses kepada perumahan.

"Saya kira hal-hal seperti ini yang ingin kita dekati agar kehidupan nelayan lebih baik," tuturnya.

Untuk diketahui, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat telah memulai pembangunan perumahan khusus nelayan di Pangandaran sejak tahun 2015 lalu. Pada tahun 2015 hingga 2016, pemerintah telah membangun sebanyak 104 unit rumah yang berada di Desa Masawah, Kecamatan Cimerak. Setahun setelahnya, sebanyak 50 unit rumah khusus nelayan dibangun di Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran.

Adapun pada tahun ini, pemerintah membangun sebanyak 50 unit rumah khusus bagi para nelayan yang berlokasi di Desa Pangandaran.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.(rilis)

Friday, 13 April 2018

Proyek Bangunan Kanwil Kemenag Lampung Diduga Bermasalah

Proyek Bangunan Kanwil Kemenag Lampung Diduga Bermasalah


Bandarlampung (JL) – Pekerjaan sejumlah proyek milik Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung diduga kuat sarat penyimpangan. Kualitas proyek Kemenag itu terlihat dari kondisinya yang sudah mengalami banyak kerusakan, padahal proyek baru ‘seumur jagung’.
Seperti dikutif dari sinarlpung. Com,  proyek Pembangunan 3 Ruang Kelas Belajar MAN Kibang Budi Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat senilai Rp486 juta. Kondisi proyek yang dikerjakan CV. Malay Jaya Abadi sangat memprihatinkan.
Mulai dari dinding yang sudah banyak mengalami keretakan, lantai sudah mengalami kerusakan bahkan keramik mengalami patah, hingga pemasangan instalasi listrik terkesan asal-asalan.
Hal serupa juga terjadi pada proyek Pembangunan 3 Ruang Kelas Belajar MAN Pringsewu senilai Rp493 juta. Proyek yang dikerjakan CV. Naira Karya Mandiri. Proyek ini sudah mengalami banyak keretakan bagian dinding, bahkan keretakan itu sudah terjadi sejak awal baru diserahkan pihak rekanan ke pihak sekolah.
Kondisi proyek Pembangunan 3 Ruang Kelas Belajar MAN Kibang Budi Jaya Tulang Bawang Barat senilai Rp486 juta yang dikerjakan CV. Malay Jaya Abdi kodnsinya sangat memprihatinkan.Padahalproyek ini baru seumur jagung
“Kami hanya menerima kunci saja. Kami gak paham soal pembangunannya. Kalau soal banyaknya keretakan itu memang sudah terjadi sejak baru di serahkan. Jadi baru beberapa hari dari diserahkan mulai mengakami keretakan, dan itu sampai sekarang bagian luar maupun dalam sudah banyak retak,” ujar Guru MAN Pringsewu yang membidangi bangunan, Bunyana, baru-baru ini.
Menurutnya, pihak sekolah menerima kunci gedung itu pada bulan Juli 2017 lalu.”Baru mas. Sekitar bulan 7 tahun kemarin kita terima kuncinya,” katanya dilangsir harianpilar.com.
Sementara, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Drs. H. Suhaili, M. Ag hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi.(hp/nt/*)

Thursday, 5 April 2018

Murid SD : Pak Presiden Kami Belajarnya Kepanasan

Murid SD : Pak Presiden Kami Belajarnya Kepanasan

TANGGAMUS ( Journallampung.com ) : Foto dan video banjir di berbagai pekon di Kabupaten Tanggamus baru saja usai "menghiasi" jagad maya Facebook. Belakangan ini muncul juga tujuh foto murid sekolah dasar menggunakan seragam dan masing-masing memampang poster tulisan tangan. Poster-poster yang dipegang siswa/siswi itu, intinya berisi harapan pada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo agar memperhatikan dan memperbaiki sekolah mereka, yang disinyalir merupakan SDN 2 Pekon Tanjungbetuah, Kecamatan Cukuhbalak.


Saat dihubungi untuk dimintai tanggapan terkait beredarnya foto-foto siswa/siswi sekolah dasar itu di Facebook yang ditanggapi oleh 2.864 warganet dan dikomentari oleh 251 commenter, Sekretaris Daerah Tanggamus Hi. Andi Wijaya, S.T., M.M. angkat bicara, mewakili Penjabat Bupati Ir. Zainal Abidin.


Namun dia tetap tak mau gegabah menanggapi foto-foto, yang antara lain bertuliskan: PAK JOKOWI KUNJUNGI KAMI DI SDN 2 TANJUNGBETUAH, CUKUHBALAK, TANGGAMUS, LAMPUNG. SD TERISOLIR, TOLONG PAK (poster dipegang seorang siswi berjilbab berseragam Pramuka); KAMI BELAJAR KEPANASAN KEHUJANAN TOLONG BANTU KAMI PAK PRESIDEN (poster dipegang seorang siswi berjilbab berseragam Pramuka); PAK JOKOWI TOLONG BANGUN SEKOLAHAN KAMI (poster dipegang seorang siswa berseragam Pramuka dan bertopi); dan PAK PRESIDEN KAMI BELAJARNYA KEPANASAN KEHUJANAN TOLONG BANGUN SEKOLAHAN KMI (poster dipegang seorang siswa berseragam Pramuka dan bertopi). Foto-foto tersebut di-posting melalui Instagram Minggu (1/4) pukul 15.09 WIB dan di-sharing ke Facebook oleh akun Bahrun Najach.



"Terimakasih banyak (atas informasinya dan perhatiannya) dinda. Saya segera cek langsung dan segera tanggapi beredarnya foto-foto itu. Tapi perlu diketahui, karena ini menyangkut Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pendidikan, saya nggak mau gegabah dan asal ngomong. Saya akan koordinasikan dulu dengan Kepala Disdik Tanggamus serta Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Cukuhbalak," ujar Andi Wijaya via sambungan ponsel Kamis (5/4) sore.



Sejurus kemudian, Sekda Tanggamus kembali menghubungi. Kali ini dengan memberikan tanggapan dan penjelasan. Andi Wijaya menjelaskan, dari hasil koordinasinya dengan Kepala Disdik Tanggamus Johansyah dan Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Cukuhbalak, benar bahwa SDN 2 Pekon Tanjungbetuah itu berada di wilayah Tanggamus. Tepatnya masuk wilayah Kecamatan Cukuhbalak.



"Laporan dari Kepala Disdik diperjelas dengan laporan Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Cukuhbalak, SDN 2 Tanjungbetuah, belum lama berubah status menjadi SD negeri. Awalnya, SD itu adalah SD kecil atau SD persiapan. Memang benar pada saat berstatus SD persiapan, kondisi ruang kelas (lokal) masih terbuat dari papan. Namun setelah naik status menjadi SDN 2 Pekon Tanjungbetuah, SD tersebut mendapatkan bantuan untuk pembangunan dua lokal permanen," terang Andi Wijaya.



Dia menuturkan, Pemerintah Kabupaten Tanggamus melaksanakan pembangunan di segala aspek, termasuk aspek pendidikan, berdasarkan sistem dan skala prioritas. Khusus untuk SDN 2 Tanjungbetuah, kesannya kurang mendapatkan perhatian karena tiga hal krusial.



"Pertama, SD itu belum lama naik status. Kedua, akses ke SD itu yang memang sangat sulit dan hanya bisa ditembus menggunakan sepeda motor. Dan ketiga, setelah Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Cukuhbalak saya minta untuk cek Data Pokok Pendidikan (Dapodik), SDN 2 Tanjungbetuah itu hanya memiliki 48 murid dari kelas I sampai kelas VI," ungkap sekda.



Dari Dapodik tersebut, Andi Wijaya menjelaskan, tidak heran jika SDN tersebut kurang mendapatkan prioritas. Sebab pemerintah kabupaten mana pun, akan memprioritaskan perhatian pada sekolah-sekolah yang jumlah muridnya banyak dan/atau tidak tertampung, tetapi kekurangan ruang kelas (lokal)


Jumlah murid di SDN 2 Tanjungbetuah Kecamatan Cukuhbalak, masih jauh panggang dari api untuk sesuai standar Dapodik, namun Sekda Tanggamus Andi Wijaya menegaskan, tetap akan merespon harapan para siswa/siswi tahun ini.


"Barusan saya sudah instruksikan pada Kepala Disdik Tanggamus serta Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Cukuhbalak, untuk tinjau lokasi secara langsung. Karena saya tetap tidak akan menoleransi ketidaklayakan. Artinya jika memang kondisi lokal lama SD itu sudah tidak layak untuk digunakan, kami akan upayakan rehab ringan supaya layak di tahun ini," ungkap Andi Wijaya.


Namun sekda menegaskan, respon yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tanggamus pada SDN 2 Tanjungbetuah itu, sebatas rehab ringan supaya kondisi lokal menjadi layak digunakan untuk proses kegiatan belajar-mengajar (KBM). Bukan rehab total atau pembangunan lokal baru


Melalui sambungan ponselnya pada Kamis (5/4) sore, Sekda Tanggamus Andi Wijaya juga mengimbau semua pihak, untuk tidak mempolitisir segala sesuatu. Apalagi melalui dunia maya yang bisa dengan begitu mudah diakses oleh warganet.


"Pada tiap kesempatan saya selalu menekankan dan mengimbau pada semua pihak, untuk sama-sama menjaga situasi Tanggamus agar tetap kondusif di tengah tahun politik ini. Jadi jangan sampai kondisi SDN 2 Tanjungbetuah ini menjadi bahan politisir oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," imbau Andi Wijaya.


Yang pasti, dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tanggamus segera memberikan respon dan tanggapan terhadap harapan murid dan guru SDN 2 Tanjungbetuah. Sekda berharap, pihak sekolah bersabar menunggu respon dari pemkab.( Tim )

Friday, 30 March 2018

Isi Liburan Panjang, Presiden Makan Soto Bersama Keluarga

Isi Liburan Panjang, Presiden Makan Soto Bersama Keluarga

Solo-Libur panjang akhir pekan ini dimanfaatkan Presiden Joko Widodo untuk berkumpul dengan keluarganya. Kali ini Presiden memilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya dengan makan soto di kota kelahirannya, Solo.

Kedai Soto Gading yang bertempat di Jalan Brigjen Sudiarto No. 75, Joyosuran, Pasar Kliwon, Solo menjadi pilihan sang Kepala Negara. Kedai ini sendiri sudah menjadi langganan Joko Widodo sejak masih menjadi Wali Kota Solo.
Presiden datang bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Tampak hadir juga putra pertamanya Gibran Rakabuming beserta istrinya Selvi Ananda. Tak ketinggalan putra mereka yang juga cucu pertama Presiden, Jan Ethes. Kahiyang Ayu pun ikut serta bersama suaminya, Bobby Nasution.

Presiden Jokowi tampak mengenakan kemeja putih. Demikian juga dengan Gibran dan Selvi yang kompak mengenakan atasan berwarna senada dengan Presiden. Sementara Ibu Iriana dan Kahiyang tampak anggun mengenakan atasan bermotif batik.
Presiden beserta keluarga tiba di kedai yang dioperasikan Siswo Martono sejak 1974 itu pukul 08.23 WIB. Suasana hangat pun tampak ketika Presiden sekeluarga duduk satu meja menikmati soto yang disajikan.

Kehadiran Presiden pun membuat kedai semakin ramai. Tidak sedikit masyarakat yang ingin berswafoto dan bersalaman dengan Presiden. Sambil menggendong Jan Ethes, Presiden pun dengan senang hati berfoto bersama masyarakat.

Selesai menyantap soto, Presiden dan keluarga pun meninggalkan kedai sekitar pukul 08.55 WIB.(r)


Monday, 12 February 2018

Ratu Maxima Terpikat Program Pengembangan Jagung di Era Pemerintahan Gubernur Ridho

Ratu Maxima Terpikat Program Pengembangan Jagung di Era Pemerintahan Gubernur Ridho

LAMPUNG SELATAN ---Keberhasilan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dalam meningkatkan produksi jagung mendapat perhatian Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda. Ratu Maxima yang aktif di United Nations Secretary-Generals Special Advocate (UNSGSA) for Inclusive Finance for Development atau sebuah lembaga PBB yang bergerak di bidang keuangan, bahkan mempelajari kemungkinan untuk membantu para petani kecil di Lampung yang bergerak di usaha jagung.


"Salah satu yang dikunjungi Ratu Maxima adalah Lampung Selatan. Ini akan berlangsung selama setengah hari. Dan sesuai arahan Gubernur kami dari Pemerintah Provinsi Lampung telah mempersiapkan semuanya. Kita berharap ada upaya dalam meningkatkan harga jual jagung untuk kesejahteraan masyarakat. Kalau untuk produksi jagung, Lampung merupakan produsen jagung nomor tiga secara nasional. Dengan adanya kunjungan Ratu Maxima, diharapkan mampu lebih meningkatkan produksi dan nilai jual jagung di pasaran, sehingga mampu berdampak baik bagi kesejahteraan masyarakat," jelas Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis saat menyambut Ratu Maxima di Bandara Raden Intan II, senin (12/2/2018). 


Hamartoni berharap dengan adanya kunjungan kerja dari Pemerintah belanda ke Provinsi Lampung mampu membawa dampak positif bagi Provinsi Lampung. "Semoga dengan kunjungannya ke Provinsi Lampung mampu mempererat hubungan dan membawa keuntungan satu sama lain antara Pemerintah Lampung terutama Indonesia dengan Belanda. Khususnya dalam membawakan kesegaran bagi masyarakat Lampung," harap Hamartoni. 

Sementara itu, Wakil duta besar kerajaan belanda, Ferdinand Lahnstein, menjelaskan kedatangan Ratu Maxima ke Lampung dalam rangka untuk melihat proyek keuangan inklusif, yakni proyek di Lampung bernama VHASHAM. "Ratu Maxima memiliki banyak program di PBB,  salah satunya di sumatera. Dan beliau ingin mengunjungi proyek di daerah-daerah, salah satunya Vhasham. Vhasham sudah berada di Lampung selama 2 (dua) tahun dan merupakan contoh bagus untuk mengimplementasikan dalam membantu para petani kecil," jelas Ferdinand. 

Ia menjelaskan bahwa Vhasham memiliki keunggulan dalam mengusahakan para petani memiliki penghasilan lebih baik dan mengusahakan anak muda untuk turut bergabung di Vhasham. "Tujuannya secara garis besar yakni meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendorong para petani untuk lebih baik lagi,"jelasnya. 

"Rencananya beliau akan meninjau kebun jagung milik Agus Rianto di Dusun Bangun Rahayu, Desa Neglasari, Kecamatan Katibung, yang merupakan mitra tani dari PT. VHASHAM. Dan harapannya pengolahan baik dari agus dapat menjadi contoh yang baik bagi petani lainnya," tambahnya. (Humas Prov)

Friday, 18 August 2017

Persembahan Nasionalisme Anak Negeri di Kroasia

Persembahan Nasionalisme Anak Negeri di Kroasia

Kroasia -- Meskipun jauh dari tanah air, masyarakat Indonesia yang bermukim di Kroasia masih bisa menikmati meriahnya Peringatan HUT Ke-72 Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Keduataan Besar Republik Indonesia di Zagreb, Kroasia.

Staf KBRI Zagreb, Arie Fitria mengabarkan dari Zagreb, Jumat (18/8), KBRI Zagreb menyelenggarakan berbagai perlombaan yang berlangsung selama sepekan, sejak Sabtu (12/8) hingga Kamis (17/8) yang diikuti oleh ratusan peserta dari WNI, warga Kroasia dan sejumlah pegawai kedutaan negara sahabat di kota itu.

Lomba atau permainan tradisional yang diadakan pun tidak jauh beda dengan kebiasaan di tanah air, seperti lomba balap karung, balap kelereng, makan donat, musical chairs, memasukan paku dalam botol,serta didukung dengan newspaper stand, baloon dance, berbagai hiasan dan anjang-panjangan, gunting & kertas, sponge & botol dan lomba tari Maumere serta Poco-poco.

Menjelang Peringatan HUT RI di Jarun Park, Kota Zagreb, diadakan perlombaan 12 permainan tradisional yang dikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari para warga Indonesia Di Kroasia, para sahabat staff KBRI Zagreb serta puluhan anak-anak mereka.

 
Gelak tawa para penonton pun pecah menyaksikan wajah para peserta lomba makan donat berlapis coklat yang membuat peserta celemongan dengan cokelat. Begitu juga dengan melihat para peserta yang terguling-guling mengikuti lomba balap karung.

Riuh tawa para peserta lomba dan hebohnya supporter menarik antusiasme warga Kroasia yang kebetulan sedang bersantai di Jarun Park Zagreb. Sebagian dari mereka "kesetrum" untuk ikut mencoba Tari Maumere dan Poco-poco yang hanya ada di tanah air.

Kegembiraan perlombaan semakin lengkap dengan total hadiah yang dibagikan senilai 25.000 Kuna atau sekitar Rp50 juta. Para peserta harap-harap cemas ketika pengundian doorprice sumbangan dari sponsor berupa dua voucer menginap di Hotel Sahid Indonesia.

Fungsi Sosbud KBRI Zagreb, Marisa, berharap tahun depan dapat memberikan hadiah juga berupa tiket pesawat Zagreb-Jakarta pulang-pergi (PP) yang disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kroasia, Komjen Pol (Purn) Sjachroedin ZP, dalam sambutannya saat upacara menyampaikan bahwa peringatan HUT RI adalah untuk mengenang bagaimana para pejuang telah mengorbankan jiwa raga dan harta mereka untuk mencapai kemerdekaan. Kemudian tugas kita kini untuk mengisi kemerdekaan tersebut, diantara dengan menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.

Warga Indonesia yang ada di luar negeri, khususnya Kroasia memainkan peran penting Dalam menjaga NKRI yakni sebagai duta bangsa. Berada digaris depan yang berhubungan langsung dengan warga Kroasia, WNI dan KBRI menjadi cermin bagaimana Indonesia. Inilah yang akan menarik simpati orang Kroasia untuk lebih mengenal dan mencintai Indonesia.

"Dukungan dari negara sahabat termasuk Kroasia menjadi salah satu modal penting bagi politik luar negeri Indonesia," jelasnya.

   
Kemudian, mengambil pelajaran dari Yugoslavia yang pecah menjadi 6 negara diantaranya Kroasia, Sjachroedin ZP juga berpesan agar warga Indonesia tidak terpancing oleh isu-isu yang berpotensi merusak nilai-nilai toleransi dalam keaneka ragaman budaya Indonesia.

Pada peringatan HUT RI itu, Sjachroedin ZP juga memberikan contoh dengan kebebasan warga dalam menggunakan pakaian adat sebagaimana ditujukan oleh Presiden Jokowi yang mengenakan pakaian adat dari Sumatera Barat.

Acara peringatan HUT RI Di KBRI Zagreb ditutup dengan peniupan lilin berangka 72 diatas tumpeng yang disiapkan untuk makan siang. Hadirnya warga Indonesia pada upacara detik2 proklamasi menunjukkan bahwa nilai-nilai nasionalisme dan kecintaan pada tanah air tidak luntur meskipun mereka telah bermukim di luar negeri.

Yudhistira, yang telah lebih dari 36 Tahun tinggal Di New York, USA, sengaja menyempatkan diri datang ke KBRI Zagreb untuk ikut upacara disela-sela kunjungannya ke Kroasia. Demikian juga dengan Dian dan Nancy beserta WNI lainnya yang menempuh jarak 700 Km dari kota tempat tinggal mereka Di Kota Dubrovnik dan Zadar untuk menghadiri upacara.

Rasa Kangen dengan Indonesia dan kebanggaan sebagai warga Indonesia menjadi motivasi untuk menghadiri upacara Di KBRI. "KBRI Zagreb menjadi rumah Indonesia bagi kami" ungkap Nancy.(r)

Saturday, 12 August 2017

SIstem Persenjataan Korut Hanya Instrumen Penggertak

SIstem Persenjataan Korut Hanya Instrumen Penggertak


HONG KONG - Sistem persenjataan yang dikembangkan Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara berfungsi sebagai instrumen penggertak untuk meredam dan menghentikan keinginan pihak lain menyerang negara itu.

Korea Utara hanya akan menggunakan sistem persenjataannya untuk membela diri dan membalas serangan pihak lain.

Dengan demikian, jalan keluar dari ketegangan di Semenanjung Korea dan kawasan Asia Pasifik relatif cukup sederhana, yakni jangan serang Kore Utara.

Begitu disampaikan Sekjen Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Utara, Teguh Santosa, dalam keterangan yang dikirimkannya dari Hong Kong, Sabtu pagi (12/8).

Teguh sedang dalam perjalanan menuju Pyongyang untuk menghadiri sejumlah kegiatan, termasuk peringatan hari pembebasan Korea 15 Agustus.

"Korea Utara memiliki alasan kuat untuk mengembangkan sistem persenjataan karena faktanya mereka dikelilingi oleh negara-negara yang memiliki kemampuan persenjataan yang hebat-hebat. Mereka merasa terancam, dan itu memaksa mereka mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk," ujar mahasiswa program doktoral hubungan luar negeri Universitas Padjadjaran itu.

Teguh mengatakan, perhimpunan persahabatan yang didirikan oleh tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri ikut memperjuangkan perdamaian dan mencegah situasi di Semenanjung Korea semakin memburuk.

Namun, sambungnya, ketegangan di kawasan itu bukan hanya tanggung jawab Korea Utara, melainkan juga tanggung jawab negara-negara besar yang memiliki kepentingan langsung terhadap Semenanjung Korea, terutama Amerika Serikat dan Republik Rakyat China.

"Kami terus mengingatkan sahabat kami agar tidak terpancing dan melakukan tindakan yang membuat situasi semakin buruk. Tetapi pihak lain di seberang sana juga harus diingatkan untuk tidak terus memprovokasi atau bahkan melakukan invasi," katanya lagi.

Teguh merujuk pada serangan puluhan rudal tomahawk Amerikan Serikat atas perintah Donald Trump ke Suriah beberapa waktu lalu yang dilakukan tanpa meminta persetujuan Kongres AS.

"Ini memperlihatkan bahwa Donald Trump memiliki kecenderungan untuk mengabaikan proses demokrasi terkait penentuan invasi ke negara lain. Wajar, kalau ada negara, apalagi yang selama ini selalu ditekan Amerika Serikat, meningkatkan kewaspadaan," tambahnya Teguh.

Teguh juga mengatakan, publik Amerika Serikat perlu lebih aktif mengingatkan Donald Trump agar tidak memulai perang baru di muka bumi. (***)

Tuesday, 8 August 2017

Kontroversi flyover,  Pemkot Balam Menyerah

Kontroversi flyover, Pemkot Balam Menyerah


Bandarlampung-Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung selalu meminta warganya untuk memenuhi persyaratan dalam mengurus dokumen. Namun, Permkot sendiri tak mampu memenuhi dokumen persyaratan pembangunan flyover di Jalan Teuku Umar, persis di depan Mall Boemi Kedaton (MBK).

Setelah ditegur beberapa kali oleh pemerintah pusat, akhirnya kemarin pemkot menghentikan pembanguna flyover itu.

Menurut Sekertaris Daerah Kota Bandarlampung, Badri Tamam, penghentian pengerjaan proyek flyover di depan MBK itu hanya sementara, mulai hari ini, Selasa (8/8).

Bersamaan dengan itu, Badri Tamam menjelaskan, pemkot akan melengkapi dokumen perizinan, termasuk Detail Engginering Desain (DED) flyover MBK, sesuai permintaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kami akan teruskan pembangunan. Tidak mungkin dibiarkan karena kondisinya sudah setengah jadi. Pemkot akan patuh dan melengkapi DED, sesuai keputusan rapat di Kemen PUPR kemarin,” katanya, kemarin.

Sebelumnya, Direktur Jembatan Kemen PUPR  Iwan Zarkasih, mengatakan pekerjaan flyover di lapangan saat ini harus diberhentikan dan ditutup sampai DED proyek diselesaikan.

Pantauan di lokasi proyek, pada Selasa (8/8) tidak ada aktivitas pembangunan flyover yang akan menghubungka Jln Teuku Umar-Jln.ZA Pagar Alam. Pekerja juga tidak tampak di lokasi. Kendati demikian alat berat, borpile dan sejumlah ekskavator masih ada di lokasi.

Di lokasi proyek di Jalan ZA Pagar Alam, tampak sebagian pagar pembatas jalan sudah berdiri. Tembok pangkal jembatan yang menghubungkan jalan aspal sudah mulai tersambung. Sementara lubang galian tiang pancang sebagian sudah mulai dicor.

Sementara di Jln.Teuku Umar, median jalan sudah dibongkar. Sejumlah alat berat juga masih disiagakan di lokasi. ()

Thursday, 13 July 2017

 Ditengah Uji Coba Peluru Kendali, Perdamaian Abadi di Korea Tetap Terbuka

Ditengah Uji Coba Peluru Kendali, Perdamaian Abadi di Korea Tetap Terbuka


JAKARTA - Ketegangan di Semenanjung Korea masih berlanjut. Sempat terjadi penurunan suhu ketegangan beberapa saat setelah pemerintahan baru di Republik Korea atau Korea Selatan terbentuk. Presiden Moon Jae-in diperkirakan akan mengambil sikap bersahabat yang kurang lebih sama dengan dua pendahulunya, Kim Dae-jung yang berkuasa antara 1998 hingga 2003 dan Roh Moo-hyun (2003-2008).
Namun, keberhasilan uji coba peluru kendali antar benua atau Intercontinental Ballistic Missile (ICBM) Hwasong-14 yang dilakukan Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara awal Juli lalu kembali meningkatkan suhu ketegangan di Semenanjung Korea. Uji coba ini menuai reaksi keras dari Amerika Serikat dan negara-negara lain di dunia dan dikhawatirkan bisa menjadi pemicu perang baru.
Terlepas dari perkembangan terakhir itu, menurut Ketua Kehormatan Panitia Reunifikasi Damai Korea, Rachmawati Soekarnoputri, tetap masih ada peluang bagi Korea Utara dan Korea Salatan menciptakan perdamaian abadi di Semenanjung Korea.
Rachma menyampaikan keyakinannya itu usai melakukan pertemuan dengan diplomat senior Kedutaan Besar Korea Selatan, Kim Sang-bum, yang mengunjungi Rachma di ruang kerjanya di Universitas Bung Karno (UBK), di Cikini, Rabu siang (12/7).
Menurut Rachma, perdamaian abadi dan reunifikasi Semenanjung Korea adalah kewajiban konstitusional yang diemban kedua negara. Merujuk pada pertemuan pemimpin kedua negara di tahun 2000, Rachma mengatakan, sudah ada kesepakatan ke arah penyatuan damai tanpa keterlibatan kekuatan asing.
“Saya yakin, masih ada peluang bagi Korea Utara dan Korea Selatan untuk bersatu dan menciptakan perdamaian abadi di Semenanjung Korea. Kita perlu tetap menjaga optimisme itu dan memberi kesempatan kepada kedua negara menyelesaikan persoalan di antara mereka secara independen tanpa gangguan dari negara lain,” ujar putri Bung Karno itu.
Rachma melanjutkan, berbagai tindakan dan pernyataan dari kedua negara adalah bagian dari dialog besar yang mereka lakukan sejak Perang Korea berakhir 1953.
Dalam pertemuan itu Rachma didampingi oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Lemlitbang) UBK, Eko Surjosantjojo, Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea (PPIK) Ristiyanto dan Sekjen PPIK Teguh Santosa.
Rachma menilai, wajar apabila dunia internasional khawatir melihat kemampuan persenjataan Korea Utara akhir-akhir ini. Tetapi di sisi lain, harus dipahami pula bahwa sebagai sebuah negara yang terisolasi dan dikelilingi oleh kekuatan-kekuatan besar di sekitarnya, Korea Utara merasa perlu untuk mempersenjatai diri.
“Ini security dilemma (dilema keamanan). Suasana damai di Semenanjung Korea tidak bisa dibebankan hanya kepada Korea Utara. Pihak-pihak lain yang selama ini menggelar kekuatan di Semenanjung Korea juga punya kewajiban yang sama,” sambung mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu merujuk pada latihan militer yang kerap dilakukan Korea Selatan bersama Amerika Serikat di kawasan.
Menurut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan UBK, Eko Surjosantjojo, pihaknya dihubungi Kedutaan Korea Selatan. Minister Kim Sang-bum datang untuk menyerahkan salinan pernyataan Presiden Moon Jae-in yang disampaikan di Berlin, Jerman, pekan lalu, yang berisi komitmen Korea Selatan menyelesaikan persoalan di Semenanjung Korea.
Dalam pernyataan itu Moon Jae-in menyampaikan kekecewaan atas uji coba ICBM yang dilakukan Korea Utara. Moon mengatakan, Korea Selatan tidak ingin melihat Korea Utara hancur (collapse) dan tidak ingin penyatuan kedua negara terjadi dengan absorbsi atau penyerapan (unification by the other). Di saat yang sama, Moon Jae-in juga mengatakan mereka tidak akan melakukan unifikasi dengan kekuatan bersenjata.
“Mr. Kim (Sang-bum) ingin menemui Ibu Rachma setelah membaca berita bahwa Ibu Rachma akan berkunjung ke Korea Utara dan bertemu dengan Presiden Korea Utara. Mr. Kim memohon agar Ibu Rachma berkenan menyampaikan isi dari pernyataan Presiden Moon Jae-in dalam pertemuan dengan Presiden Kim Yong Nam nanti,” ujar Eko.
Eko menambahkan, dalam pertemuan itu, diplomat Korea Selatan juga menanyakan kesediaan Rachma memediasi kedua negara.
“Ibu Rachma bersedia bila dipercaya, dan sebetulnya, perdamaian abadi itulah yang selama ini menjadi concern beliau,” demikian Eko.(rilis)


Monday, 17 April 2017

Akibat Tekanan Fiskal, Arab Saudi Tinjau Ulang Proyek Infrastruktur

Akibat Tekanan Fiskal, Arab Saudi Tinjau Ulang Proyek Infrastruktur


Riyadh : Pemerintah Arab Saudi memerintahkan kementerian dan lembaganya untuk meninjau ulang proyek infrastruktur dan pembangunan ekonomi yang belum selesai senilai miliaran dolar AS. Sumber pemerintah menyebutkan peninjauan ini bertujuan untuk melindungi atau merestrukturisasi proyek-proyek tersebut.

Untuk membuat anggaran negara lebih efisien, pemerintah Arab Saudi pada tahun lalu telah membuat badan khusus untuk Rasionalisasi Penjadwalan Modal dan Operasional Proyek. "Badan khusus ini sedang menyusun daftar proyek yang pelaksanaannya masih di bawah 25 persen," kata sumber tersebut kepada Reuters, Ahad (16/07/2017).

Banyak dari proyek-proyek ini merupakan peninggalan dari booming harga minyak dunia selama satu dasawarsa, yang berakhir ketika harga minyak mulai meluncur pada pertengahan 2014. Anjloknya harga minyak ini semakin mempersulit pemerintah Arab Saudi untuk menemukan sumber uang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan konstruksi mereka.

Para pejabat akan mempelajari kelayakan proyek tersebut sehubungan dengan dorongan reformasi pemerintah, yang bertujuan untuk melakukan diversifikasi ekonomi di luar ekspor minyak, dan memutuskan apakah akan menangguhkan mereka tanpa batas waktu atau mencoba memperbaiki kinerjanya.

"Beberapa proyek bisa dipatok sehingga bisa dieksekusi dalam kemitraan dengan sektor swasta, mungkin melalui skema kontrak build-operate-transfer (BOT)," kata satu sumber yang mengetahui rencana tersebut, yang tidak disebutkan namanya karena belum dipublikasikan.

Di bawah skema kontrak BOT, investor swasta akan membiayai dan membangun proyek serta mengoperasikannya untuk jangka waktu tertentu untuk memperoleh keuntungan sebelum akhirnya mengalihkan kepemilikannya kepada pemerintah.

Pemerintah Arab Saudi telah mengatakan bahwa pihaknya ingin mulai mengajak sektor swasta ke dalam proyek untuk mengurangi tekanan pada keuangan negara. "Proyek lain bisa ditangguhkan jika tidak memenuhi tujuan ekonomi saat ini," kata sumber tersebut.

Untuk menutup defisit anggaran yang besar yang disebabkan oleh rendahnya harga minyak, pemerintah Arab Saudi telah membatasi belanja infrastruktur sejak tahun lalu. Menteri Keuangan Mohammed al-Jadaan mengatakan pada Februari tahun ini mengatakan bahwa Badan Rasionalisasi Penjadwalan Modal dan Operasional Proyek telah berhasil menyelamatkan anggaran negara sebesar 80 miliar riyal (sekitar 21,33 miliar dolar AS).

Dalam sebuah laporan yang dirilis akhir tahun lalu, diperkirakan biaya menyelesaikan semua proyek infrastruktur yang saat ini berjalan sekitar 1,4 triliun riyal. Dalam sebuah laporan bulan Januari, konsultan Faithful + Gould memperkirakan setidaknya 13,3 miliar dolar AS proyek pemerintah Arab Saudi berisiko dibatalkan tahun ini karena tekanan fiskal dan perubahan prioritas pemerintah.

Pemerintah kemungkinan akan memprioritaskan proyek dengan kesejahteraan sosial dan pembenaran bisnis yang kuat seperti pembangkit listrik dan air. Sementara proyek "kesia-siaan" yang kurang penting seperti infrastruktur olahraga, beberapa sistem transportasi dan mungkin energi nuklir dapat dikurangi.(Replubika)

Tuesday, 4 April 2017

Ketegangan di Semenanjung Korea, Cina Curigai Kehadiran Sistem Persenjataan THAAD

Ketegangan di Semenanjung Korea, Cina Curigai Kehadiran Sistem Persenjataan THAAD


Journal Lampung : Ketegangan di Semenanjung Korea dan Asia Timur memasuki babak baru setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melucuti Korea Utara dengan atau tanpa melibatkan Republik Rakyat China.

Untuk menekan Korea Utara, Amerika Serikat dan Korea Selatan tengah menempatkan sistem pertahanan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) di wilayah perbatasan. Manuver ini diprotes China yang melihat kehadiran sistem persenjataan THAAD sebagai ancaman bagi mereka.

Begitu antara lain disampaikan pemerhati Asia Timur, Teguh Santosa, yang sedang berada di Seoul untuk menghadiri Konferensi Wartawan Dunia 2017 yang diselenggarakan Asosiasi Wartawan Korea (JAK). Konferensi tahunan yang diikuti sekitar 100 wartawan dari 52 negara ini membahas sejumlah isu keamanan internasional dan peranan media dalam meredakan ketegangan.

China, misalnya, menekan perusahaan-perusahaan Korea Selatan yang beroperasi di China, terutama yang memberikan dukungan langsung atau tidak terhadap penempatan sistem persenjataan THAAD. China juga menghentikan kunjungan grup wisatawan dari negara itu ke Korea Selatan.

"Amerika Serikat dan Korea Selatan telah berkali-kali mengatakan bahwa THAAD hanya dimaksudkan untuk melucuti sistem persenjataan Korea Utara, dan bukan untuk melucuti pertahanan negara lain. Tetapi tentu saja, China punya alasan kuat untuk mencurigai kehadiran sistem pertahanan sekaliber THAAD sebagai ancaman terhadap mereka," ujar Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam keterangan yang diterima redaksi.

Di sisi lain, sambungnya, Amerika Serikat dan Korea Selatan mengecam bantuan yang selama ini diberikan China kepada Korea Utara, yang memungkinkan Korea Utara mengembangkan sistem persenjataan mereka dan memungkinkan negara itu melakukan serangkaian uji coba beberapa waktu belakangan ini.

"Dilema keamanan ini terjadi karena sejak awal pembicaraan mengenai senjata nuklir Korea Utara hanya melibatkan pihak-pihak yang memilki kepentingan langsung di kawasan itu. Semestinya, negara-negara lain yang memilki reputasi baik dalam pergaulan internasional dan tidak memiliki kepentingan langsung di Semenanjung Korea juga dilibatkan," kata Teguh yang juga dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah .

"Bagaimanapun, isu keamanan di Semenanjung Korea dan Asia Timur adalah isu keamanan bersama. Kegagalan menangani ketegangan di Asia Timur akan berdampak luas karena ketegangan ini melibatkan negara-negara super power yang kuat secara ekonomi dan militer," masih kata Teguh.

Pada bagian lain, Teguh mengatakan, sedikit banyak ada peluang peredaan ketegangan di Semenanjung Korea pasca pemilihan presiden di Korea Selatan bulan Mei mendatang. Apabila presiden baru Korea Selatan berasal dari kubu progresif-demokratik, bukan tidak mungkin Korea Selatan akan mengaplikasikan pendekatan yang lebih bersahabat seperti di era Kim Dae-jung dan Roh Moo-hyun.

Namun begitu, masih menurut Teguh, sebesar apapun keinginan pemerintahan baru di Korea Selatan mengaplikasikan pendekatan yang lebih bersahabat, tetap tidak mudah karena Korea Selatan terikat pada berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB terkait nuklir Korea Utara.

Di sisi lain, melihat agresifitas Korea Utara yang diperlihatkan melalui sejumlah ujicoba senjata baru-baru ini, bisa saja ketegangan akan menemui kulminasi dalam waktu yang tidak lama lagi.

"Himbauan terbaik adalah meminta semua pihak yang terlibat dalam ketegangan ini untuk menahan diri sampai ditemukan upaya penyelesaian yang lebih kredibel dengan melibatkan negara lain dalam pembicaraan," demikian Teguh.(rilis)

Tuesday, 28 March 2017

Allegations Of Election Interference And Relationship With Trump Campaign

Allegations Of Election Interference And Relationship With Trump Campaign


Washington (CNN): The darkening storm over Russia is now looming over President Donald Trump's innermost circle.
The intrigue now threatening to swamp Washington politics deepened on Monday when Trump's son-in-law and trusted adviser, Jared Kushner, offered to testify to senators about meetings with senior Kremlin officials -- including the head of a bank closely linked to President Vladimir Putin's government.
And more revelations about a secret trip to the White House complex by House Intelligence Chairman Devin Nunes spurred claims by Democrats that he was in league with the President's aides to subvert his own panel's investigation into Moscow's alleged election meddling and ties to the Trump campaign.

It was all too much for the President. Perhaps prompted by rising speculation about Russia, Trump launched a Twitter barrage Monday night, possibly to distract attention from stories damaging to his White House by attacking a familiar target.
"Why isn't the House Intelligence Committee looking into the Bill & Hillary deal that allowed big Uranium to go to Russia, Russian speech....money to Bill, the Hillary Russian 'reset,' praise of Russia by Hillary, or Podesta Russian Company. Trump Russia story is a hoax. #MAGA!" Trump wrote in a pair of tweets.(r)