Monday, 16 April 2018

Titik Penderita Tumor Tulang Ingin Lanjutkan Pendidikan ke Jenjang Lebih Tinggi

TANGGAMUS (Journallampung.com) : Pelajar kelas 9 SMPN Ulu Belu, Tanggamus, Laila Titik Wahyuni (14), selama 7 bulan terakhir diduga menderita tumor tulang pada kaki kirinya. Gadis belia, biasanya semangat dan ceria, saat ini harus terbaring lemah di peraduannya dengan merasakan sakit  luar biasa.

Sedihnya lagi, bungsu dari 5 bersaudara, tersebut telah lama menjadi yatim piatu, sehingga dirawat pamannya, Misran (50) hanya bekerja sebagai petani.

Awal dia sakit, menurut penuturan Laila, sekitar bulan September 2017 dia pertama kali jatuh tertimpa sepeda motor di parkiran, waktu akan pulang sekolah.

“Waktu itu dibawa ke tabib, namun hanya sedikit bengkak sehingga saya masih dapat berjalan dan berangkat sekolah,” ungkap Laila, Minggu (15/4/2018) sore di rumah pamannya.

Namun aral memang tidak dapat ditebak, walaupun Laila tidak lagi membawa sepeda motor dan hanya menumpang temannya ke sekolah, sebulan kemudian sepeda motor yang ditumpanginya menuju sekolah mengalami tabrakan.

“Saat tabrakan ada yang bunyi, aku kira suara besi motor ternyata kakiku yang bersuara tapi tidak terasa sakit, dan hingga saat ini semakin membengkak,” ujarnya dengan polos.

Lebih lanjut ia mengatakan Selang 3 minggu dari kecelakaan tabrakan waktu bangun tidur terlihat benjolan sebesar telur, namun ia tidak terlalu perduli dan tetap sekolah dengan berjalan kaki mengingat tidak ada yang mengantarkan dan trauma jika membawa sepeda motor sendirian.

Kemudian setelah berganti-ganti tukang urut, awal Februari perlahan mulai membesar puncaknya awal April menjadi sebesar kepala bayi.

Dengan kondisi saat ini, akhirnya Laila jika melaksanakan aktifitas harus menggunakan tongkat, baik saat ke kamar mandi maupun berpindah tempat.

“Yang saya rasakan saat ini, kaki terasa linu, panas dan sakit. Untuk jari kaki sendiri sedikit bisa bergerak namun terasa kesemutan,” terangnya.

Ia mengaku, karena terkedala biaya pengobatan hingga akhirnya, gadis Laila hanya bisa berobat kepada pengobatan alternatif.

“Pengobatan hanya ke alternatif ke beberapa tabib, belum pernah ke medis karena kendala biaya,” kata dia.

Ada sedikit harapan baik, saat Laila berobat kepada tabib di Pulau Panggung karena berdasarkan hasil pemeriksaan, dikatakan tabib tersebut hanya tulang yang terkendala.

“Jadi kata tabibnya, tulang sambungannya agak renggang dan di dalam tulang sudah kemasukan darah. Saya disarankan untuk perobatan secara medis untuk disedot darah bekunya,” jelasnya.

Kesempatan itu, Laila berharap kedepannya dia bisa sembuh dan berjalan normal sehingga dapat melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi.

“Setelah saya sembuh, saya ingin melanjutkan sekolah  lebih tinggi, sehingga dapat berguna,” ungkapnya.

Atas kedatangan tim dan bantuan semua pihak selama ini, Laila didampingi pamannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada kepala pekon, kepala sekolah, guru, teman-teman, tetangga dan saudara yang telah banyak membantu keluarga kami. Bahkan kemarin waktu di tabib Pulau Panggung ada Kapolsek pak Budi Harto memberikan bantuan dan motifasi ke saya, semoga semua dilancarkan,” imbuhnya.

Sementara terkait ujian sekolah yang akan dihadapi Laila, beruntung Kepala Sekolah SMPN 2 Ulu Belu merupakan warga setempat sehingga dapat hadir bersama tim di rumah yang ditempati Laila.

Kepala SMPN 2 Ulu Belu, Hernawati, S.Pd. menjelaskan bahwa besok, Senin (16/4) jadwal USBN mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, maka pihak sekolah akan mengirimkan guru pendamping guna mengantarkan dan mengawasi Laila mengisi soal ujian.

“Pihak sekolah mewakilkan langsung di rumah Laila, guna melaksanakan ujian,” jelasnya.

Masih menurutnya sementara untuk jadwal ujian lainnya yaitu pada tanggal 23 – 26 April 2018. Pihak sekolah terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan karena kemungkinan Laila akan segera dirawat.

“Kami akan koordinasi dengan dinas pendidikan Tanggamus terkait kondisi Laila, bagaimana arahannya kita ikut, karena besok rencananya Laila akan dibawa ke RSUAM Bandar Lampung,”( Jeni)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: