Friday, 13 April 2018

Ini Kesaksian Supriyanto Terkait Tragedi Tenggelamnya Kapal Berkah Saudara

TANGGAMUS ( Journallampung.com ) :  Supriyanto saksi "BERKAH SAUDARA" tengelamnya kapal akibat matinya mesin pompa air/alkon tidak berpungsi.

Sebelum tenggelamnya kapal dengan nama lambung "Berkah Saudara" ternyata mengalami gangguan, akibat mesin kapal mati sehingga pompa air/alkon tidak berfungsi.Kecelakaan diperkirakan saat perjalanan kapal sekitar kurang lebih 1 jam, saat air semakin banyak masuk kedalam kapal. Bersamaan, saat itu hujan dan angin kencang, perlahan lahan kapal mulai tenggelam, sehingga penumpang yang ada di kapal berpegangan di triplek.

Lalu ABK berupanya berenang ke pinggir, untuk meminta bantuan, sekitar kurang lebih 2 jam bantuan datang namun sayang 2 orang penumpang meninggal dunia atas nama Satyem (60) dan Kamina (51).

Hal tersebut dikatakan Kapolsek Kota Agung Polres Tanggamus AKP Syafri Lubis setelah meminta keterangan saksi Suprianto (57) warga Dusun 9 Desa Sridadi Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah yang merupakan suami salah satu korban kapal tenggelam.

"Awalnya kapal berangkat dari dermaga Kota Agung pukul 13.00, menuju Karang Brak, saksi di kapal bersama istrinya Kaminah. Kapal berisi 18 orang berikut ABK," kata AKP Syafri Lubis mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S.IK. M.Si, Jumat (13/4/18) pagi.

Selain itu, sambung Kapolsek, kapal juga bermuatan barang berupa, semen, beras rastra, triplex yang diikat dan barang lainnya diperikarakan berat 8 - 9 ton.

Kapolsek menjelaskan, tim SAR  telah mengevakuasi korban Kaminah dari Pekon Teluk Brak ke Dermaga Kota Agung pukul 02.20.jum'at 13/04/18.

"Korban langsung di bawa ke RSU Batin Mangunang guna di lakukan visum, setelahnya langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan di Kalirejo," jelas Kapolsek.

Sementara, saksi bersama istrinya menumpang kapal tersebut hendak berkunjung ke Pekon Teluk Brak, berniat menjenguk keluarganya.

"Saksi berniat menjenguk adik bungsunya yang melahirkan namun bayinya meninggal di Pekon Karang Brak," tandasnya. (rls/ jeni)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: