Advetorial SPJ 6 Juta Hanya Dibayar 2,5 Juta
Bandar Lampung - Sejumlah awak media mengeluhkan pembayaran iklan di Sekretariat Perundangan - undangan DPRD Provinsi Lampung pasalnya pembayaran iklan dengan SPJ Rp6 juta hanya dibayarkan Rp2,5 juta.
Salah satu wartawan, Arta saat diwawancarai awak media mengaku kesal dengan proses pembayaran yang diduga dilakukan oleh Kasubag Perundang-undangan Sekretariat DPRD Provinsi Lampung Pedro.
"Saya itu dapat iklan yang awalnya dua bahan malah dikasih satu bahan, dengan SPJ Rp 6 juta. Pas pembayaran, saya kaget koq cuma dikasih Rp2,5 juta. Saya tanya alasannya koq cuma segitu? dia bilang memang seperti ini semua sama," ujar Arta saat diwawancarai awak media di ruang Persroom, Rabu, 8 November 2017.
Menurut Arta, Pedro yang mengaku saudara dari wakil ketua DPRD Provinsi Lampung dari Partai Demokrat Imer Darius, menjelaskan untuk media cetak yang diajak kerjasama untuk melakukan publikasi kegiatan di perundang undangan dirinya juga meminta agar wartawan yang mengurus iklan bisa memberikan fee Rp200 ribu kepada staf di perundang-undangan.
"Mau dapat berapa lagi saya ini udah Rp2,5 juta mau dipotong juga sama staf, padahal sebelum sama Pak Pedro menjabat saya dapet iklan enggak segini nerimanya," paparnya.
Menurut Arta, jurnalis yang berhijab ini, dirinya sudah berusaha komplain dengan pejabat Perundang-undangan namun Kabag Perundang-undangan yang baru menjabat sebulan ini berdalih sedang pusing karena sedang mengurus mobilnya yang mengalami kecelakaan.
Salah wartawan media cetak yang enggan menyebutkan namanya, juga membenarkan hal ini dirinya mendapatkan 2 bahan dengan SPJ Rp12 juta hanya dibayarkan tak seperti biasanya kurang dari Rp5 juta.
“Dia kasih duit iklan cuma segini alasannya anggaran sisa maklum akhir tahun," pungkasnya. (*)

0 komentar: