Kepala UPTD wilayah II, Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung wilayah Metro, Yeni Rianto mengatakan, wilayah yang termasuk dalam program gadu model ini memiliki luas 26 ribu hektare.
Salah satu faktor pendukung program ini jelas Yeni yakni optimalisasi sumber air. "Sumber air berasal dari Batu Tegi, Tanggamus, " ujar Yeni kepada awak media, Rabu 6 September 2017.
Program gadu model ini kata dia sudah berjalan selama dua tahun. meski saat ini bukan musim tanam, hal ini kata Yeni untuk memaksimakkan waduk sebagai sunber air.
"Kebetulan hari ini saya sudah instruksikan permintaan air sebesar 30 meter kubik per detik dari dua turbin yang ada di Batu Tegi untuk kebutuhan program musim tanam itu, "jelas dia.
Hasil dari program gadu model ini yakni dengan berhasilnya Lampung mencapai surplus beras pada 2016 lalu. Progres dari program ini juga membuat panen padi bisa tiga kali setahun.
" Pak Gubernur Ridho langsung menerima penghargaan atas surplus tersebut," kata Yeni. (r)


0 komentar: