![]() |
Kali ini Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Lampung tersebut menggandeng Dalang I Wayan Nardayana dalam pertunjukan Ceng Blonk (Wayang Bali) yang digelar di Lapangan Merdeka Kampung Ruktiharjo, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah pada Rabu (23/8/2017) malam.
Mantan Sekdaprov Lampung ini mengaku menikmati tari-tarian yang ditampilkan, banyak pembelajaran yang bisa dipetik dari tarian tersebut. Pun kata dia, mendengarkan tarian tadi, ia merasa di Bali."Artinya jika dikembangkan di Lampung dan dimainkan di pantai tidak kalah. Ini harus dikembangkan," kata Mantan Sekdaprov Lampung ini.
Tarian tadi kata Arinal, menggambarkan akan ilmu keikhlasan, saat penari bertopeng dengan kehebatannya meminta ganti rugi, artinya di alam ini memerlukan kejujuran."Ketika ada hasilnya dan banyak saling berbagi," ucapnya.
Kemudian soal kebersamaan hidup berdampingan agama Hindu, Islam dan lainnya yang digambarkan, belum lagi soal kasih sayang yang harus dimaknai."Ini (tarian) semuanya ilmu," imbuhnya.Lalu kata Mantan Kadis Kehutanan Lampung ini, cerita bapak tua bertopeng, yang menggambarkan dengan kejujurannya dia berprinsip.
"Artinya kita saat ini memerlukan pemimpin bijaksana, namun itu tak bisa berjalan sendiri tanpa konsepsional, logis, keputusan bersama, ini yang kita sampaikan berbarengan dengan kemerdekaan. Kalo dulu kita rebut dengan nyawa, namun kita sulit mengisi dengan mensejahterakan bangsa," beber Arinal.
"Bagaimana membangun bangsa dan ekonomi kerakyatan, maka saya utamakan 8 visi misi di program saya," ujarnya. (Rilis)


0 komentar: