![]() |
Sekaligus memberi hiburan wayangan semalam suntuk bersama dalang kondang Ki Enthus Susmono, di Lapangan Sepakbola Trimodadi, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Sabtu (12/08/2017) malam.
Ketua DPD Partai Golkar Lampung ini menceritakan, ia teringat Kabupaten Lampung Utara ini wilayah perkebunan."Nakao, itu perkebunan karet, artinya lahan ini lahan karet," kata Arinal.Mantan Kadis Pertanian ini menuturkan, selain wilayah penghasil Karet, Kabupaten Lampung Utara ini daerah penghasil Lada terbaik di Indonesia, hanya 2 provinsi penghasil Lada terbaik yang ada di Indonesia, yaitu Provinsi Lampung tepatnya di Kabupaten Lampung Utara dan Provinsi Bangka Belitung (Babel).
"Lada tidak ada saingannya, maka Lada harusnya menjadi prioritas, pangsa pasarnya bagus, tidak rumit," ucapnya.
Mantan Kadis Perkebunan Lampung ini menceritakan, penyakit yang banyak menyerang tanaman Lada adalah busuk akar, namun peran pemerintah kurang serius membina petani lada, petani dilepas begitu saja, alhasil banyak lahan Lada diganti lahan singkong."Saya anak petani, saya sarjana pertanian, saya ahli pertanian dan saya bisa menyelesaikan masalah pertanian," urai Arinal.
Mantan Sekdaprov Lampung ini berujar, jika ia kelak dipercaya memimpin Lampung, Lada akan ia pertahankan agar Lada tetap ada di Lampung Utara khususnya."Lada Lampung Utara, Lada Indonesia dan di Internasional, dengan keinginan, saya akan meminta Menteri Pertanian agar Lada di Lampung Utara menjadi perhatian. Menanam dan memupuk oleh petani, nanti pemasarannya dibantu pemerintah,".."Demi kepentingan rakyat. Kalo tidak, Lada ini lambangnya hilang," kata Arinal.


0 komentar: