Ki Enthus Susmono Bius Warga Lamtim dengan Lakon Arjuna Wiwaha
Lampung Timur : Arjuna Wiwaha menjadi judul lakon (cerita) wayang kulit yang Didalangi Ki Enthus Susmono (Bupati Tegal, Jawa Tengah).
Pagelaran wayang kulit bertajuk Ngaji dan Sahur Bersama Arinal Djunaidi itu dihelat di Lapangan Merdeka, Kecamatan Sribawono, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu malam (10/6).
Dalam sejarah Indonesia, cerita yang berakar dari kisah Mahabarata (India) itu pernah digubah oleh Mpu Kanwa dalam kitab Kakawin Arjuna Wiwaha.
Mpu Kanwa adalah seorang pujangga/sastrawan besar di masa Kerajaan Kahuripan. Mpu Kanwa menulis Kakwin Arjuna Wiwaha untuk menggambarkan semangat, kesungguhan dan ketangguhan Raja Airlangga dalam menghentikan paralaya (kekacauan), sekaligus memperluas wilayah kerajaannya.
Dalam versi cerita aslinya, Arjuna Wiwaha mengisahkan keteguhan hati dan kepahlawanan Raden Arjuna membebaskan kayangan Batara Indra yang sedang dikacaukan nafsu angkara mahluk raksasa sakti.
Tak ada yang mampu mengalahkan dan menghentikan angkara murka yang ditebar sang raksasa. Sampai akhirnya Batara Indra mendapatkan petunjuk, bahwa yang bisa mengalahkan sang raksasa adalah Raden Arjuna.
Namun sebelum meminta bantuan Arjuna, Bantara Indra ingin lebih dulu menguji keteguhan hati dan kesucian niat serta keperkasaan Ksatria Penengah Keluarga Pandawa itu.
Selanjutnya Batara Indra mengutus tujuh bidadari untuk menggoda Raden Arjuna yang sedang bertapa. Namun, ketujuh bidadari itu gagal menggoda Arjuna yang sudah mencapai keteguhan dan kesucian hati.
Singkat cerita, Raden Arjuna pun berhasil menumpas angkara murka yang ditebar sang raksasa, hingga membawa kayangan kembali dalam kedamaian.(Sumber : Momentum)


0 komentar: