Tuesday, 23 May 2017

Proyek Jalan Hotmik Di Desa Bumi Harjo Rendah Kualitas


Lampung Timur : Baru seumur jagung jalan di desa Bumi Harjo kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur kembali rusak. Pekerjaan pengaspalan jalan hotmix yang baru saja selesai pada akhir Desember tahun 2016 lalu ini membuat masyrakat sekitar kecewa.
Salah satu warga setempat mengatakan pekerjaan proyek tersebut terkesan asal jadi, pasalnya di bagian badan jalan yang telah dilakukan pengaspalan sudah terlihat retak.
 "Bisa dilihat dari jalan yang sudah dihotmix, telah di lakukan tambal sulam, akan tetapi saat ini sudah retak kembali. kami pun sebagai masyrakat disini (Bumi Harjo) sangat kecewa," ucap warga setempat yang berinisial UT, Selasa (23/05/2017).
Ia memperkirakan jika seperti ini kondisi jalan yang di bangun, maka kerusakanya akan bertambah parah dan justru tidak akan bertahan lama, padahal  jalan yang di hotmix ini merupakan akses transportasi sangat vital bagi masyarakat sekitar dalam beraktifitas setiap harinya, terutama yang ingin menuju desa sekitar.
UT berharap kepada Dinas pekerjaaan umum (PU) khususnya pemerintah kabupaten Lampung timur, kontraktor atau rekanan agar segera memperbaiki kembali pekerjaan proyek hotmix tersebut.
"Saya berharap hasilnya dapat sesuai spesifikasi yang tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) ,"pungkasnya.
Dari pantauan langsung media ini di lokasi, tampak retakan - retakan yang sangat banyak dan hampir mereta di sepanjang jalan, serta banyak  terdapat lokasi jalan di berbagai titik amblas.
Kondisi pekerjaan jalan hotmix  sepanjang kurang lebih 1500.M, yang terbentang dari Desa Bumi Harjo Kecamatan Batang Hari menuju Desa Adi Rejo kecamatan Pekalongan yang saat ini diperkirakan rusak hampir mencapai 60% .
Terkait Keadaan jalan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lamtim belum berhasil di konfirmasi.(dra)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: