Monday, 17 April 2017

Bus Bantuan Kemenhub Diharapkan Berikan Kemudahan Bagi Masyarakat Lampung


Bandar lampung : Bus-bus hibah bantuan dari Kementrian Perhubungan diharapkan dapat memberikan kemudahan dan menjamin ketersediaan transportasi bagi masyarakat. Demikian dikatakan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung, Muzwir, saat dimintai tanggapan terhadapannya terkait bus dari Kemenhub.

Mengenai masih sepinya bus-bus Trans Lampung yang sudah lebih dulu beroperasi, Muzwir menilai hal tersebut bisa dipahami. Menurutnya, program dan jalur bus Trans Lampung ini masih sangat baru, sehingga masih membutuhkan waktu untuk penyesuaian.

Muzwir pun berharap pengelolaan Trans Lampung dibenahi. Salah satunya dengan mendirikan loket untuk mempermudah penumpang mendapatkan tiket. Sebagai armada yang menghubungkan Kota Bandar Lampung dengan wilayah sekitarnya, Muzwir menilai Trans Lampung harus diparesiasi.

“Terlebih, Bus ini cukup nyaman dan diharapkan mampu menjadi pilihan masyarakat Lampung,” katanya, Senin (17/04/2017).

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Lampung Jasa Utama (LJU), mendapatkan tambahan 20 unit bus untuk memaksimalkan pengoperasian Trans Lampung. 20 Bus itu adalah hasil hibah dari Kementerian Perhubungan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Kepala Bidang Darat, Evan, melalui Staf Bidang Darat Dinas Perhubungan‎ (Dishub), Denny Wijdan, mengaku telah menerima bantuan bus tersebut. Total terdapat 40 unit bus hibah yang diberikan pemerintah pusat.

Menurut Denny, hal tersebut tidak terlepas dari keaktifan Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo, berkoordinasi dan menjemput program-program pemerintah pusat. Lampung menjadi salah satu provinsi yang cukup banyak mendapatkan bantuan bus dari Kemenhub.
Diungkapkan Denny, bus yang diberikan pada tahap kedua ini berukuran sedang, berbeda dengan bus yang diberikan sebelumnya yang lebih besar.

Denny menegaskan, 20 unit bus tersebut akan memperkuat armada Trans Lampung di bawah bendera Lampung Jasa Utama. Kehadiran Trans Lampung ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan dan menjawab kebutuhan masyarakat akan kebutuhan angkutan massal.

“Dengan adanya angkutan massal, diharapkan mampu meningkatkan pelayanan masyarakat juga dapat mengurangi kemacetan lalu lintas dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” harapnya. (r)

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 komentar: