TANGGAMUS : Satu bulan
terakhir, dua kali banjir menghampiri sejumlah wilayah di Kabupaten Tanggamus.
Wilayah yang terkena banir itu terletak di Pekon Banding, Kecamatan Bandar Negeri Semong (BNS) dimana tanggul sungai yang sebelumnya sudah direnovasi, tidak kuat menahan terangan air.
Wilayah yang terkena banir itu terletak di Pekon Banding, Kecamatan Bandar Negeri Semong (BNS) dimana tanggul sungai yang sebelumnya sudah direnovasi, tidak kuat menahan terangan air.
Upaya pemerintah setempat
sebelumnya sudah dilakukan, dimana Bupati Tanggamus, Bambang Kurniawan langsung
turun meninjau banjir di wilayah tersebut.
Kala itu Bambang berjanji akan menuntaskan perbaikan tanggul yang jebol, namun janji ini tidak sesuai dengan harapan warga setempat.
Kala itu Bambang berjanji akan menuntaskan perbaikan tanggul yang jebol, namun janji ini tidak sesuai dengan harapan warga setempat.
"Memang kondisi
tanggul sudah direnovasi. Pemerintah sendiri memang berupaya dengan mengisi
pasir dan batu yang diambil dari kali tersebut untuk menanggulangi. Tapi kalau
cuma pasir dan batu yang hanya ditumpuk-tumpuk, ya tidak kuatlah, jangankan
diterjang air, kena hujan saja sudah pasti bubar tumpukan batu itu. Beton saja
jebol. Masa sih pemerintah tidak ada dana taktis untuk merenovasi tanggul
dengan benar?" kata Pun Ivan salah satu tokoh warga setempat saat ditemui
di lokasi tanggul yang jebol, Rabu (09/03/2016).
Pun Ivan uga menyesalkan
penanganan pemerintah yang hanya menurunkan 3 Alat berat. Itupun tidak beres
kerjanya, cuma kerja 1 minggu kurang lebih untuk merenovasi tanggul. Sehingga
terjadilah banjir untuk yang kedua kalinya, karna kerjanya dinilai tidak becus.
(hdr)

