BANDARLAMPUNG : Kekesalan
sejumlah pengendara roda empat dan dua di perempatan lampu merah , Rajabasa
Bandarlampung tak tertahankan akibat kemacetan disaat ada rombongan pejabat
melintas diringi voorijder kepolisian serta sejumlah pengawal lainnya.
Hari ini, Sabtu (13/2), memang
Provinsi Lampung kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla, namun siapa gerangan
iringan pejabat yang melintas tersebut tidak diketahui secara pasti.
“ Ada kunker Wapres mas,
makanya adi macet gini. Seharusnya para pejabat juga bisa meniru rakyat kecil yang
antri, bukan semaunya didahulukan, mereka harus melayani rakyat,” ujar salah
satu pengendara motor yang cukup kesal dengan kemacetan tersebut, Sabtu (13/2).
Omelan dan umpatan dari
sejumlah pengendara mobil dan motor ini seperti tidak ada habisnya. Lampu merah
yang normalnya lima menit bisa menjadi 15 menit.
Pantauan journallampung.com
di lampu merah Rajabasa, satuan lantas dari Polresta Bandarlampung dibantu
Satuan Brimob dan Dishub, menahan semua kendaraan dari arah keluar Terminal
Rajabasa dan arah Komplek Bataranila yang akan melintas meski lampu hijau sampai
tiga kali member sinyal.
Bunyi klakson motor dan
mobil tak henti-hentinya ketika dua kali lampu hijau masih saja mereka tidak
diperkenankan melintas.
“Sekarang sampeyan
bayangkan, orang yang dibayar pake duit rakyat, naik mobil yang dibeli pake
duit rakyat, dengan bensin yang dibayari rakyat, dan lewat jalan raya yang
dibangun dengan duit rakyat, tapi menyuruh rakyat minggir supaya mereka bisa
jalan duluan,” sambut pengendara motor lainnya. (r)

